Kompas.com - 12/01/2021, 08:17 WIB
Ilustrasi minum kopi shutterstockIlustrasi minum kopi

Blatner mengatakan, konsumsi kafein yang berlebihan juga membuat seseorang rentan terserang stres dan depresi.

“Kopi merupakan candu. Seseorang yang kecanduan kopi akan merasa cemas, letih, susah tidur, dehidrasi, jantung sering berdebar, dan sakit kepala,” kata Blatner.

Konsumsi kopi yang melewati batas, sambung Blatner, juga berpotensi menimbulkan penyakit maag dan gastroesophageal reflux disease (GERD).

Baca juga: Cermati, Pilihan Kopi yang Tak Bikin Gemuk

Oleh karena itu, Blatner menyarankan untuk melakukan caffeine withdrawal (berhenti mengonsumsi kafein) jika dirasa tingkat konsumsi kafein sudah tidak wajar.

Ada dua metode yang bisa dilakukan pecandu untuk menghentikan ketergantungan kafein.

The weaning method (teknik penyapihan)

Metode ini membantu seseorang untuk menghentikan konsumsi secara berkala, tidak secara tiba-tiba dan sekaligus.

Istilah ini didasarkan pada ‘penyapihan’ pada bayi untuk lepas dari payudara ibu. Sama halnya dengan bayi, teknik ini dilakukan secara bertahap dan tidak memaksa.

Contoh praktisnya adalah Anda bisa mengurangi kira-kira seperempat gelas kopi untuk konsumsi setiap dua sampai tiga hari.

Teknik penyapihan ini selain tidak membuat sistem tubuh kaget, juga efektif untuk mengurangi ‘sakit kepala’ karena kekurangan dosis kafein harian.

Baca juga: 5 Manfaat Rutin Minum Kopi Hitam

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
RECIPES
SUP PANGSIT
SUP PANGSIT
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X