Kompas.com - 12/01/2021, 11:10 WIB
Ilustrasi media sosial shutterstockIlustrasi media sosial

KOMPAS.com - Pangeran Harry dan Meghan Markle memutuskan untuk berhenti menggunakan media sosial.

Alasannya, karena pasangan itu merasa terlalu banyak kebencian yang diumbar di platform online tersebut.

Baca juga: Pangeran Harry dan Meghan Markle Berhenti Pakai Medsos, Ada Apa?

Ya, walaupun memiliki manfaat, sejumlah penelitian mengungkapkan jika media sosial memang memberi dampak negatif, terutama untuk kesehatan mental.

Menurut psikiater Christine Moutier, MD, media sosial dapat membuat seseorang merasa rendah diri, karena terus membandingkan diri dengan orang lain.

“Melihat gambar orang lain lebih bahagia atau foto yang menarik dapat menimbulkan harapan yang tidak realistis pada diri sendiri," ujar Moutier kepada Self.

Dia menjelaskan, penggunaan media sosial secara berlebihan juga bisa membuat seseorang merasa lebih terputus dan terisolasi dari dunia luar.

Dampaknya dapat semakin parah apabila berkaitan dengan harga diri, stres, kecemasan, atau bahkan depresi.

Baca juga: Pentingnya Fitur Keamanan di Medsos Anak, Orangtua Perlu Tahu

Apabila sudah timbul kondisi semacam itu, maka salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah berhenti bermain media sosial.

Caranya dengan menonaktifkan sementara (atau bisa juga permanen) akun media sosial. Setelah itu, hapus aplikasi media sosial dari ponsel.

Setidaknya ada lima manfaat yang bisa didapatkan ketika memutuskan berhenti bermain media sosial.

1. Tidur lebih nyenyak

Banyak orang yang memiliki kebiasaan bermain ponsel termasuk melihat media sosial sebelum tidur. Kebiasaan ini sebenarnya dapat mengganggu kualitas tidur.

Cahaya buatan dari ponsel bisa mengganggu produksi melatonin tubuh. Melatonin adalah hormon yang bertanggung jawab untuk membantu tidur.

Berhenti bermain media sosial bisa membuat seseorang tidak lagi melihat ponsel sebelum tidur. Dengan begitu dia bisa tidur lebih cepat dan mencegah insomnia.

2. Meningkatkan interaksi langsung

Media sosial dapat menjadi sarana yang hebat untuk tetap terhubung dengan teman dan keluarga, terutama yang tinggal berjauhan.

Tetapi, penggunaan media sosial secara berlebihan dapat mengorbankan interaksi langsung dengan teman atau keluarga.

"Ini berdampak negatif pada hubungan dan kesejahteraan," kata psikolog klinis Jacqueline Nesi.

Berhenti menggunakan media sosial mendorong seseorang untuk terlibat interaksi langsung dengan orang lain. Manfaatnya dapat tercipta hubungan yang lebih erat.

Baca juga: Kenali Bentuk Baru KDRT Lewat Gadget dan Media Sosial

3. Lebih rileks

Profesor psikologi di Kent State University, Jacob Barkley, Ph.D mengatakan, berhenti dari media sosial dapat membantu beberapa orang mengurangi kecemasan dan stres.

Sebab tidak ada tuntutan untuk menanggapi komentar baru atau membalas pesan masuk. Dengan begitu, seseorang bisa menjadi lebih rileks.

4. Mencegah FOMO

Berhenti dari media sosial dapat membantu mencegah fear of missing out (FOMO) atau kekhawatiran berlebih karena takut ketinggalan tren.

Menurut Andrew Lepp, Ph.D, ketika seseorang terhubung ke jaringan yang sangat besar melalui media sosial, maka orang tersebut dapat merasakan tidak berada di lingkungan yang tepat.

Baca juga: 13 Hal yang Terjadi Saat Puasa Media Sosial

Akibatnya, dia bisa berpikir ada tempat lain yang lebih menarik. Hal ini memicu orang tersebut untuk ikut terlibat karena khawatir akan tertinggal.

5. Lebih banyak waktu

Jika seseorang berhenti mendedikasikan waktu untuk bermain media sosial, maka dia bisa menggunakan waktunya untuk hal lain.

Misalnya berjalan-jalan atau berolahraga. Kegiatan semacam ini malah bisa menurunkan kecemasan, berbanding terbalik dengan penggunaan media sosial.



Sumber SELF
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X