Kompas.com - 12/01/2021, 17:56 WIB
Ilustrasi googleIlustrasi

3. Lebih lama menyelesaikan tugas

Berkaitan dengan tanda di atas, ketidaksadaran telah melewatkan waktu begitu banyak otomatis membuat tugas lebih lama dikerjakan. Padahal mungkin merasa dulu tugas itu mudah dan dapat diselesaikan dengan cepat.

Kondisi ini dapat membuat seseorang merasa frustrasi karena produktivitasnya tidak seperti dulu. Dia juga mulai bertanya-tanya apakah ada yang salah dengan dirinya.

Baca juga: Cegahlah Hal Sederhana yang Bikin Konsentrasi Kerja Buyar

4. Tidak minat untuk bersantai

Beberapa orang ada yang sulit konsentrasi sehingga pekerjaanya menjadi terganggu. Tapi situasi berbeda bisa dirasakan yang lainnya.

Beberapa orang mampu menyelesaikan pekerjaan namun saat hendak melakukan kesenangannya seperti membaca atau menonton malah kehilangan minat.

5. Tertarik mengerjakan banyak tugas

Banyaknya tanggung jawab atau pekerjaan juga bisa membuat seseorang kehilangan konsentrasi. Dia merasa perlu melakukan semua pekerjaan tersebut

Sayangnya, karena banyak yang dipikirkan, malah jadinya tidak ada satupun pekerjaan yang selesai.

Baca juga: Selama WFH, Istirahatkan Mata Tiap 2 Jam

IlustrasiPexels Ilustrasi

6. Pelupa

Gejala umum orang yang sulit berkonsentrasi adalah pelupa. Entah itu lupa meletakkan barang dimana, lupa tugas yang harus dikerjakan, atau bahkan lupa kata saat hendak mengucapkan sesuatu.

Cara mengatasi

Sulit konsentrasi membuat banyak orang menyalahkan dirinya sendiri. Bahkan sampai ada yang menyebut dirinya malas atau tidak berguna. Belum lagi bila mengalami gangguan kesehatan mental seperti stres, cemas, dan depresi, kondisinya bisa semakin buruk.

Sayangnya, alih-alih mengikuti terapi atau konsultasi dengan tenaga profesional, kebanyakan orang lebih mencari tahu tentang cara memperbaikinya.

Menurut asisten profesor dari Washington University, Jessi Gold, MD, MS, banyak hal yang memengaruhi seseorang sulit konsentrasi.

Baca juga: Dampak Anemia Remaja Putri: Sulit Konsentrasi hingga Risiko Stunting

Mulai dari kondisi mental, waktu tidur, hingga makanan dan minuman yang dikonsumsi. Sulit untuk mencari tahu penyebab pasti seseorang sulit konsentrasi.

Terkadang bantuan profesional diperlukan. Namun bisa juga mencoba beberapa cara untuk mengatasinya.

1. Kurangi pekerjaan

Banyak orang yang mengukur kesuksesannya dengan produktivitas. Ketika banyak pekerjaan yang tidak terselesaikan, maka timbul perasaan tidak nyaman, lemah, dan merasa gagal.

Saat sedang sulit konsentrasi, perasaan-perasaan semacam itu malah bisa memperburuk keadaan. Cobalah untuk menerima dan memaafkan diri sendiri yang sedang berada alam kondisi berbeda.

Kurangi pekerjaan yang harus diselesaikan. Lebih baik fokus pada satu pekerjaan, daripada merasa harus mengerjakan banyak tugas.

Baca juga: Menyeimbangkan antara Pekerjaan dan Keluarga di Rumah

2. Lakukan perawatan diri dan clean sleeping

Daripada fokus pada pikiran untuk membuat diri lebih produktif, sebaiknya lakukan hal-hal yang membawa dampak positif.

Misalnya melakukan perawatan diri dan memperbaiki rutinitas tidur (clean sleeping). Mencari kegiatan yang bisa mendatangkan kebahagiaan mampu mengatasi stres.

3. Bedakan antara kerja dengan bermain

Beberapa orang mungkin tergoda untuk bermain di tengah waktu bekerja karena ingin menghilangkan suntuk. Namun sebaiknya hal ini tidak dilakukan.

Fokuslah bekerja dan selesaikan sebaik mungkin, baru setelah itu gunakan waktu untuk melakukan kesenangan. Cara ini membuat pekerjaan lebih efisien.

Baca juga: Alasan Orang Suka Menunda Pekerjaan, Menurut Ahli

4. Buat daftar pekerjaaan

Langkah selanjutnya adalah membuat daftar tugas yang memang benar-benar bisa dilakukan. Tulis pekerjaan dengan lebih terperinci dan bagi dalam lingkup lebih kecil.

Selain itu, buat tanda centang ketika berhasil menyelesaikan suatu pekerjaan. Mencentang dapat menimbulkan perasaan senang karena berhasil mencapai sesuatu.

Dengan begitu kerja jadi lebih efektif dan perasaan lebih baik. Pada akhirnya ini melatih ketahanan untuk berkonsentrasi.

5. Tunjukkan rasa sayang pada diri sendiri

Bersikap baik pada diri sendiri juga diperlukan. Walaupun banyak pekerjaan yang terabaikan, tidak ada salahnya mengucapkan terima kasih kepada diri sendiri karena bisa bertahan.

6. Luangkan banyak waktu untuk kesenangan

Mengakui bahwa diri sendiri sedang tidak bisa menyelesaikan banyak hal dapat membantu perasaan merasa lebih baik.

Cara ini juga membantu menemukan hal-hal yang disukai. Tak ada salahnya lebih memprioritaskan melakukan hal yang disukai karena bisa mencegah kelelahan.

Baca juga: Ingin Turunkan Berat Badan Tapi Malas Olahraga Berat? Ini Triknya

Halaman:


Sumber InStyle
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X