4 Gejala Covid-19 yang Menunjukkan Antibodi Bertahan Lama

Kompas.com - 13/01/2021, 08:08 WIB
Foto yang dirilis Xinhua menunjukkan petugas medis dengan APD melakukan tes swab ke para warga Shijiazhuang di provinsi Hebei, China, pada Rabu (6/1/2021). XINHUA/MU YU via APFoto yang dirilis Xinhua menunjukkan petugas medis dengan APD melakukan tes swab ke para warga Shijiazhuang di provinsi Hebei, China, pada Rabu (6/1/2021).

Diare juga merupakan gejala parah dari Covid-19 yang cukup banyak dialami pasien.

Diare sering kali disertai dengan gejala lain seperti infeksi usus, muntah, dan rasa tidak enak pada perut.

Biasanya, gejala ini dianggap sebagai tanda, bahwa virus telah mengganggu sistem pencernaan dan umum terjadi pada pasien yang dirawat di rumah sakit.

Namun, diare juga bisa berarti sebagai tanda kalau tubuh bekerja meningkatkan respons antibodi alami tubuh. Salah satunya dengan menghidupkan kembali sel-sel kekebalan yang ada di sepanjang lapisan usus.

Baca juga: Merasa Pusing Bisa Jadi Gejala Covid-19

4. Sakit perut

Sementara itu, sakit perut merupakan komplikasi pencernaan akibat infeksi Covid-19.

Para peneliti menemukan, bahwa orang-orang yang menlaporkan sakit perut sebagai gejala Covid-19 memiliki lebih banyak antibodi dan kekebalan yang lebih lama.

Namun, penelitian tersebut masih memerlukan peninjauan lebih lanjut untuk menyimpulkan korelasi antara sakit perut kronis dengan kekebalan tubuh.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X