Jangan Cukur Rambut Kemaluan, Ketahui 7 Alasan Berikut

Kompas.com - 13/01/2021, 21:48 WIB
Ilustrasi vagina. SHUTTERSTOCKIlustrasi vagina.

Cackovic, misalnya, menemukan setiap harinya ada saja pasien yang datang dengan keluhan tersebut dan khawatir benjolan atau iritasi ringan di area kemaluan mereka adalah tanda IMS.

Padahal, benjolan tersebut sebenarnya hanyalah akibat dari luka kecil yang menjadi infeksi atau radang.

"Itu adalah area yang sangat sensitif dan Anda berisiko tinggi merusak jaringan yang sangat penting di area tersebut (dengan melakukan penghilangan rambut kemaluan)," ujarnya.

Cackovic tidak merekomendasikan waxing atau laser. Selain karena rasanya mungkin menyakitkan, biayanya juga tinggi dan banyak perempuan yang mengalamin folikulitis parah akibat waxing.

Selain itu, perempuan yang melakukan perawatan tersebut juga berpotensi mengalami luka bakar dan iritasi kulit ringan lainnya.

Sementara laser dapat menyebabkan luka bakar dan biayanya juga tidak murah.

Baca juga: Wanita Wajib Pantang Waxing Saat Menstruasi

6. Menipis seiring bertambahnya usia
Menurut ahli bedah ginekologi invasif dan minimal dari Baylor University Medical Center di Dallas, Jessiac Shepherd, MD, rambut kemaluan biasanya tumbuh dengan kecepatan tetap, rata-rata 0,5 milimeter setiap harinya.

Namun, tahukah Anda bahwa seiring bertambahnya usia, sama seperti pertumbuhan rambut di area tubuh lainnya, rambut kemaluan juga akan semakin menipis setiap tahap hormonal berbeda dalam hidup kita.

"Seperti dengan bertambahnya usia dan menopause," katanya, seperti dilansir Health.

Selain itu, kondisi medis dan obat-obatan tertentu juga dapat membuat rambut kemaluan menipis.

Baca juga: Hai Wanita, Pahamilah Beragam Penyebab Infeksi Vagina

Halaman:


Sumber Health,SELF
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X