KOMPAS.com - Memberantas produk bajakan atau produk palsu bukan perkara gampang di industri fesyen.
Namun setidaknya, ada cara untuk mengurangi peredarannya secara signifikan, seperti yang dilakukan Nike dan Converse belum lama ini.
Kedua merek sneaker tersebut sudah menindak ratusan situs web yang memasarkan dan menjual sneaker Nike dan Converse palsu.
Baik Nike dan Converse mengajukan gugatan terhadap 589 situs web di Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik Selatan New York pada 12 Januari lalu.
Keduanya menuduh bahwa sebanyak 589 situs web "memberikan label palsu" Nike dan Converse pada produk yang dipasarkan.
Hal itu, menurut kedua merek, melanggar merek dagang Nike dan Converse.
Beberapa situs web yang digugat adalah mybestssneakers.com, muks-store.com, dan perfectkicks.org, menurut laman Hypebeast.
Rupanya, Nike dan Converse juga memasukkan 676 akun media sosial yang dituding menjual produk palsu.
"Tergugat tidak hanya menyalin desain, pola dan corak warna terkait produk Nike dan Converse, tetapi juga menampilkan produk palsu tersebut sebagai produk 'Nike' atau 'Converse'."
Demikian bunyi salah satu kalimat pada arsip gugatan yang diajukan Nike dan Converse.
"Tergugat menggunakan merek penggugat secara tidak sah, termasuk nama 'Nike' dan 'Converse' yang dilindungi merek dagang di seluruh situs web dan media sosial yang melanggar, di mana barang-barang ini ditawarkan untuk dijual kepada konsumen di AS dan Distrik New York."
Baca juga: Disita, 1.800 Pasang Sneaker Air Jordan 1 X Dior Palsu
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.