Kompas.com - 15/01/2021, 11:08 WIB
Ilustrasi anak bermain di taman SHUTTERSTOCKIlustrasi anak bermain di taman

Selain itu perhatikan bahan rangkanya. Kebanyakan sepeda anak dibuat dari besi atau aluminium. Besi atau stainless steel biasanya lebih tahan, sedangkan aluminium lebih ringan.

Lihat juga kelengkapan sepedanya, mulai dari ban, rantai, rem, hingga sadel. Bagian ini terutama berpengaruh untuk kenyamanan dan masa pakai.

Cari juga perbandingan beberapa merek di internet terkait seberapa awetnya sepeda, seberapa aman sepeda saat dipakai anak, dan tentunya berapa kisaran harga yang ditawarkan.

Kamu juga bisa menanyakan selera anak terkait model hingga warna. Biarkan mereka menentukan pilihannya sendiri.

Baca juga: Panduan Memilih Sepeda Gunung

4. Beli di toko sepeda, bukan di supermarket

Membeli sepeda, sebaiknya tidak di supermarket. Selain pilihannya akan lebih banyak, toko sepeda biasanya lebih mengerti soal spesifikasi sepeda.

Namun meski membeli di toko sepeda, bukan berarti kamu bisa memilih sembarangan sepeda. Karena tak semua sepeda di toko sepeda adalah sepeda yang berkualitas.

Untuk itu, lakukan riset tentang apa yang diinginkan sebelum berbelanja.

Sepeda yang berkualitas biasanya akan lebih mahal. Namun hal itu diikuti kualitas dan tahan lama. Ini justru akan membuatmu berhemat.

Sepeda yang bagus akan awet nantinya bisa diberikan untuk adik atau orang lain, bahkan bisa dijual lagi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X