Kompas.com - 15/01/2021, 11:08 WIB
Anak bermain sepeda bersama orangtua thinkstock/monkeybusinessimagesAnak bermain sepeda bersama orangtua

Pada sepeda dengan harga murah, kualitas rem tangan yang digunakan biasanya akan lebih jelek. Rem yang tidak berkualitas sulit ditarik oleh anak-anak, sehingga perlu menggunakan rem coaster.

Namun, pada sepeda yang berkualitas, tuas rem akan dirancang untuk tangan anak yang kecil dan lemah. Orang dewasa harus bisa menekan tuas dengan jari kelingkingnya.

Rem coaster tidak direkomendasikan karena rem jenis ini sangat sulit untuk anak-anak yang baru belajar bersepeda.

Masalah kedua dengan rem coaster adalah tidak adanya modulasi — rem "on" atau "off". Untuk keluarga yang melakukan kegiatan berkendara serius, misalnya menuruni bukit, dll, ini bisa menjadi masalah. Dalam posisi "off", sepeda akan mudah tergelincir atau terkunci.

Salah satu alasan rem coaster adalah bahwa anak-anak kecil tidak cukup terkoordinasi untuk rem tangan. Tapi hal itu tidak benar.

Khususnya untuk anak-anak yang belajar bersepeda keseimbangan dengan rem tangan, transisi ke sepeda kayuh dengan rem tangan dan bukan rem coaster sebenarnya bisa lebih mudah.

Hampir semua sepeda dengan roda yang lebih besar dari 20 inci memiliki rem tangan, jadi penting bagi anak-anak untuk mempelajari cara memodulasi dan mengendarainya dengan rem tangan saat mereka masih kecil.

 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X