Kompas.com - 15/01/2021, 19:20 WIB
Ilustrasi sakit tenggorokan. SHUTTERSTOCKIlustrasi sakit tenggorokan.

CDC juga mengatakan, hampir semua orang yang aktif secara seksual akan tertular virus di beberapa titik.

Jadi, penting untuk menggali faktor-faktor yang membuat orang-orang rentan terhadap infeksi HPV dan menyebabkan kanker.

Tak perlu dihindari

Di sisi lain, profesor kedokteran di University of Washington Center for AIDS and STD, di Seattle, Dr H. Hunter Handsfield mengatakan orang tidak perlu takut melakukan seks oral.

Pertama, katanya, seks oral umumnya lebih aman daripada penetrasi dalam hal risiko penyakit menular seksual.

"Dan apa yang tidak dapat dijawab oleh penelitian yakni jika saya mengambil orang muda dan menyarankannya untuk menghindari seks oral, apakah saya menurunkan risiko kanker tenggorokannya?" terangnya.

Menurut dia, HPV sangat lazim dan pada dasarnya itu adalah paparan yang tidak dapat dihindari untuk aktif secara seksual.

Baca juga: Sebelum Terlambat, Ubah Gaya Hidup demi Mencegah Kanker

"Oleh sebab itu, cara terbaik untuk menurunkan risiko kanker terkait HPV adalah dengan vaksin HPV," ujarnya.

Handsfield mengatakan, penelitian ini dilakukan dengan baik dan membantu menyempurnakan bukti tentang perilaku seks oral dan kanker tenggorokan terkait HPV.

Dia menambahkan, meskipun peserta studi berada pada risiko kanker yang relatif lebih besar daripada yang lain, itu tidak berarti risiko mutlak dari kanker ini tinggi.

"Ini masih merupakan kanker yang cukup jarang terjadi," ungkapnya.

Kendati demikian, Drake mencatat, jika tubuh pertama kali terkena HPV melalui mulut, daripada alat kelamin, respons kekebalan tubuh mungkin lebih lemah.

Baca juga: Pria, Perhatikan Hal Ini Saat Melakukan Seks Oral

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X