Kompas.com - 15/01/2021, 22:03 WIB
Ilustrasi bercinta. SHUTTERSTOCKIlustrasi bercinta.

Vagina adalah organ yang fleksibel dan punya otot yang dapat meregang, termasuk untuk tempat melahirkan bayi.

Namun, ketika wanita merasa cemas dan tegang, vagina juga dapat menegang yang pada akhirnya menyebabkan kesulitan penetrasi ketika berhubungan seks.

Baca juga: 4 Cara Bangkitkan Mood Bercinta untuk Perempuan

2. Kurang foreplay
Ketika perempuan merasa tegang dan cemas ketika hendak berhubungan seks namun pemanasan (foreplay) yang diberikan sudah cukup, maka vagina dapat terlumasi dengan baik dan penetrasi dapat dilakukan.

Namun, jika aktivitas foreplay kurang, kesulitan penetrasi mungkin masih akan dihadapi.

Menurut konsultan andrologi dan seks, Dr dr Hudi Winarso, MKes, SpAnd melalui bukunya, "Seks Pria & Wanita: Manfaat, Masalah, dan Solusinya" (2019), dijelaskan bahwa sebelum memasuki tahap penetrasi, ada tahapan rangsangan.

Rangsang seks yang terpapar melalui indera atau pikiran (fantasi) akan diikuti terjadinya perubahan fungsi tubuh secara otomatis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa hal yang terjadi pada tahap rangsangan antara lain meningkatkan detak jantung serta aliran darah ke payudara sehingga membuat payudara relatif lebih besar dan lebih tegak.

Rangsangan seks yang berlanjut akan mengantarkan respons seks ke dalam fase bangkitan, di mana aliran darah ke organ kelamin semakin lancar, mulut vagina membuka membuka, vagina memproduksi lebih banyak lendir, serta perubahan lain pada rahim.

Fase bangkitan ini merupakan waktu yang ideal untuk penetrasi penis.

Jika tidak hambatan, baik secara fisik maupun fungsional, maka idealnya hubungan seks akan bisa dilakukan dengan lancar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.