Kompas.com - 15/01/2021, 22:03 WIB
Ilustrasi bercinta. SHUTTERSTOCKIlustrasi bercinta.

Ketika penetrasi sulit dilakukan, cobalah melihat kembali kemungkinan adanya hambatan fisik atau fungsional yang dialami.

Dari sisi perempuan, misalnya, mungkin saja ada hambatan psikologis yang terjadi.

Persepsi yang salah tentang seks adalah salah satunya, seperti informasi bahwa hubungan seks pertama kali adalah sesuatu yang menyakitkan.

"Informasi yang bersifat negatif, yaitu malam pertama sangat sakit, bisa menjadi awalan yang buruk terhadap tahapan respons seks, yaitu organ kelamin menjadi tidak siap atau bahkan otot-otot menjadi kaku," ungkapnya.

Jika ini adalah masalahnya, cobalah untuk lebih banyak melakukan foreplay.

Untuk mengusir kecemasan, cobalah mematikan lampu kamar dan nyalakan lampu meja atau lilin untuk menciptakan suasana temaram yang membangkitkan suasana.

Jika kesulitan membuat vagina terlubrikasi dengan maksimal, bawalah pelumas ke tempt tidur dan gunakan ketika dibutuhkan.

Baca juga: 8 Trik Foreplay Tanpa Sentuhan, demi Keintiman yang Lebih Hidup

3. Vaginismus
Hudi menjelaskan, sulitnya penis penetrasi ke vagina disebabkan karena kekejangan (spasm) otot bagian depan liang vagina yang disebut vaginismus.

Ketika mengalami vaginismus, sering kali kekejangan tidak hanya pada otot vagina melainkan disertai kekauan otot paha, yang membuat perempuan refleks menutup pahanya untuk melindungi vagina.

Jika foreplay yang cukup masih tidak bisa membantu, maka mungkin penyebabnya adalah masalah psikologis.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X