Kompas.com - 17/01/2021, 17:06 WIB
Ilustrasi tai chi shutterstockIlustrasi tai chi
|
Editor Wisnubrata

Menari tidak hanya bagus bagi tubuh. Dengan mengingat langkah dan urutan tarian, kita meningkatkan kekuatan otak dan memori.

Bagi penderita diabetes, menari adalah cara yang menyenangkan dan menarik untuk meningkatkan aktivitas fisik, menurunkan berat badan, meningkatkan fleksibilitas, mengurangi gula darah dan stres.

Chair dancing atau tarian yang melibatkan penggunaan kursi sebagai penyangga bagi orang dengan kemampuan fisik terbatas menjadi pilihan bagi banyak orang.

Orang dewasa yang memiliki berat sekitar 70 kg bisa membakar hingga 150 kalori dengan menari atau berdansa.

Baca juga: Awet Muda Berkat Rajin Menari

5. Berenang

Berenang membuat otot regang dan lemas tanpa adanya tekanan pada persendian, dan ini juga bagus bagi penderita diabetes.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Studi mengungkap, berenang bisa memperbaiki kadar kolesterol, membakar kalori, dan menurunkan tingkat stres.

Cobalah berenang setidaknya tiga kali seminggu selama sekitar sepuluh menit, lalu tambah durasinya secara perlahan-lahan.

Baca juga: Sederet Manfaat Berenang di Air Dingin untuk Tubuh

Cek kondisi tubuh sebelum berolahraga

Sebelum berolahraga, periksa ke dokter untuk memastikan olahraga yang kita pilih aman dan sesuai jenis diabetes yang kita alami.

Mulai olahraga secara bertahap, terutama jika kita sudah lama tidak melakukan aktivitas fisik. Ikuti pula langkah-langkah berikut:

  • Periksa gula darah sebelum dan sesudah berolahraga sampai kita menyadari bagaimana tubuh merespon olahraga.
  • Pastikan gula darah kurang dari 2.500 mg/liter sebelum berolahraga. Bagi penderita diabetes tipe 1, berolahraga dengan gula darah lebih tinggi dari 2.500 mg/liter dapat menyebabkan ketoasidosis.

Ketoasidosis merupakan komplikasi diabetes serius saat tubuh memproduksi asam darah berlebih, sedangkan kadar insulin tidak mencukupi.

Lakukan pemanasan lima menit sebelum berolahraga, dan beristirahat lima menit setelahnya.

  • Minum banyak air sebelum, selama dan setelah berolahraga untuk mencegah dehidrasi.
  • Waspadai gula darah rendah. Persiapkan makanan yang dapat meningkatkan kadar gula, seperti permen, tablet glukosa, atau jus.
  • Bawa ponsel agar dapat menghubungi seseorang dalam keadaan darurat.
  • Jangan berolahraga di suhu panas atau dingin yang ekstrem.
  • Kenakan sepatu dan kaus kaki yang tepat untuk melindungi kaki.

Baca juga: Hati-hati, Malas Bergerak Picu Diabetes

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.