Kompas.com - 17/01/2021, 19:25 WIB
Dokter menunjukkan vaksin Covid-19 di rumah sakit pemerintah di Jammu, India, pada Sabtu (16/1/2021). India mulai memvaksinasi para tenaga kesehatan hari itu, yang merupakan salah satu program vaksinasi virus corona terbesar di dunia, karena negara tersebut berpenduduk 1,3 miliar jiwa. AP PHOTO/CHANNI ANANDDokter menunjukkan vaksin Covid-19 di rumah sakit pemerintah di Jammu, India, pada Sabtu (16/1/2021). India mulai memvaksinasi para tenaga kesehatan hari itu, yang merupakan salah satu program vaksinasi virus corona terbesar di dunia, karena negara tersebut berpenduduk 1,3 miliar jiwa.
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Pemberian vaksin di Indonesia sudah dilakukan secara bertahap, sejak Presiden Joko Widodo disuntik vaksin pada Rabu 13 Januari lalu.

Kita pun menjadi penasaran dan menunggu giliran untuk divaksin. Namun, ada kekhawatiran dan keraguan pada beberapa orang mengenai keampuhan vaksin dalam membantu tubuh memerangi virus corona.

Selain itu ada juga pertanyaan apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum tubuh mendapat suntikan vaksin Covid-19.

Faktanya, kita tidak memerlukan persiapan apa pun sebelum disuntik vaksin, menurut dokter spesialis penyakit paru Jafar Abunasser, MD.

Abunasser merupakan salah satu dokter yang sudah diberi suntikan vaksin Covid-19. Ia menyebut kita tidak membutuhkan persiapan, seperti meminum obat pereda nyeri.

"Beberapa orang bertanya, 'apakah kita harus minum obat sebelumnya untuk mencegah alergi atau demam?' Jawabannya adalah tidak," sebut Abunasser.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini (vaksin Covid-19) tidak berbeda dengan vaksin lainnya. Anda dapat memantaunya setelah Anda divaksin."

Namun, dia menganjurkan kita untuk berkonsultasi dengan dokter tentang adanya pengaruh pada alergi yang kita punya sebelum divaksin.

Baca juga: Penderita Saluran Pencernaan Kronis Tak Boleh Divaksin, Apa Sebabnya?

"Jika dijadwalkan untuk mendapatkan vaksin, Anda tidak perlu apa pun, tetapi ada beberapa tindakan pencegahan yang harus dilakukan," tutur dia.

"Misalnya, jika menggunakan pengencer darah, Anda harus memberi tahu penyedia layanan kesehatan sehingga dapat mempersiapkan langkah untuk menghindari pendarahan berlebih dari jarum suntik."

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.