Kompas.com - 18/01/2021, 14:29 WIB
Ilustrasi gula di dalam stoples. SHUTTERSTOCK/VIKTORIA GAVRILINAIlustrasi gula di dalam stoples.

KOMPAS.com - Gula membuat ketagihan, dan ilmu pengetahuan pun pasti sepakat dengan kesimpulan itu. 

Alasan itu pulalah yang membuat imbauan untuk mengurangi asupan gula atau menghentikannya sama sekali demi kesehatan, menjadi terasa sangat sulit.

Dr. Jennifer Ashton, kepala koresponden medis ABC News, mengatakan gula dapat ditemukan di dalam banyak makanan yang kita santap.

Baca juga: Rahasia Awet Muda Wulan Guritno, Tak Konsumsi Gula

Meskipun gula membuat beragam santapan terasa enak, namun asupan gula dapat meningkatkan jumlah asupan total hingga melampaui batas yang disarankan.

"Bacalah label pada bahan makanan tersebut," kata Ashton.

"Balikkan semua yang keluar dari kemasan dan lihat kandungan gulanya."

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan saran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), perempuan dapat mengonsumsi 25 gram gula sehari, dan pria 37 gram gula sehari.

Sementara, untuk anak-anak saran asupan gula bervariasi tergantung usia.

Baca juga: Anak di Bawah Dua Tahun Sebaiknya Tidak Mengonsumsi Gula

Lebih jauh, Ashton mengungkapkan sejumlah cara mudah untuk mengalahkan "kecanduan" gula, demi mencapai kesehatan yang lebih baik. 

1. Hentikan mendadak

Menurut Ashton, ada bukti ilmiah dan nutrisi yang mendukung fakta bahwa kecanduan gula, dalam istilah biokimia otak, sama dengan kecanduan kokain.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
FEEL GOOD
Menjaga Mental
Menjaga Mental
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X