Kompas.com - 19/01/2021, 18:22 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Keasaman tinggi dalam tubuh menciptakan lingkungan yang sempurna untuk penyakit. Ditambah lagi dengan tingkat stres yang tinggi dan kurang tidur, risiko terkena penyakit tidak menular seperti diabetes atau kanker dapat meningkat.

3. Perut tidak kembung

Tubuh mencerna daging merah lebih lambat daripada makanan lain. Itulah sebabnya kita mungkin merasakan sembelit, sakit perut, dan peningkatan gas setelah makan malam daging berukuran besar.

Untuk kesehatan saluran cerna, konsumsi makanan yang lebih sehat dan kaya akan serat.

Dalam jangka panjang, mengurangi daging merah dapat menambahkan bakteri sehat di usus, yang dapat menurunkan peradangan di seluruh tubuh dan membuat perut tidak kembung.

4. Kulit akan membaik

Mengurangi konsumsi daging merah juga menjadikan kondisi kulit kita tampak lebih membaik dari sebelumnya.

Seperti yang sudah sering kita ketahui, bahwa memiliki kulit yang bersih itu dimulai dengan perawatan dari bagian dalam.

Maka, perbanyaklah makan buah-buahan dan sayuran, yang mengandung vitamin A, C, dan E untuk melawan radikal bebas.

Baca juga: Bagaimana Menghindari Munculnya Jerawat Selama Pandemi?

5. Menurunkan kadar kolesterol

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X