Kompas.com - 19/01/2021, 18:22 WIB
Daging merah tinggi akan lemak jenuh dan menjadi salah satu makanan yang dianjurkan untuk tidak dikonsumsi dalam jumlah banyak karena dapat memengaruhi kolesterol tubuh. SHUTTERSTOCK/Marian WeyoDaging merah tinggi akan lemak jenuh dan menjadi salah satu makanan yang dianjurkan untuk tidak dikonsumsi dalam jumlah banyak karena dapat memengaruhi kolesterol tubuh.

Mengurangi daging merah berarti asupan lemak jenuh yang meningkatkan kadar kolesterol pun berkurang. Kolesterol tinggi dalam jangka panjang menyebabkan penumpukan plak di dinding arteri.

"Penumpukan ini disebut aterosklerosis yang menyebabkan penyakit arteri koroner, serangan jantung, stroke, atau serangan iskemik sementara dan penyakit arteri perifer," kata Warren.

Meskipun kolesterol tinggi juga diperoleh dari faktor gen, membatasi daging merah akan lebih jauh mengurangi kadarnya di dalam tubuh.

6. Berkurangnya risiko kanker

Memangkas konsumsi daging sapi dapat mengurangi risiko kanker usus besar atau usus, terutama jika itu adalah faktor gen.

"Diet tinggi lemak jenuh telah dikaitkan dengan peningkatan peradangan dalam tubuh yang menyebabkan berkembangnya kanker," jelasnya.

Baca juga: Cara Mencegah Risiko Kanker Kolon, Perenggut Nyawa Chadwick Boseman

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada tahun 2015, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan daging merah sebagai kemungkinan karsinogen, yang berarti dapat menyebabkan kanker.

Memasak daging merah pada suhu tinggi juga memicu produksi beberapa senyawa yang dapat menyebabkan kanker usus pada orang dengan kecenderungan genetik.

Daging merah olahan seperti hot dog dan sosis pun memiliki nitrit, baik secara alami maupun sebagai pengawet tambahan. Dan, nitrit dianggap berkontribusi pada kanker.

7. Mengurangi risiko penyakit serius

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.