Kompas.com - 20/01/2021, 12:02 WIB
Ilustrasi mencuci piring, wastafel dapur. SHUTTERSTOCK/SUKIYAKIIlustrasi mencuci piring, wastafel dapur.

5. Spons pencuci

Sebuah studi oleh National Science Foundation mengungkapkan, bahwa 86 persen spons untuk mencuci piring memiliki bakteri.

Apakah bakteri ini akan membuat kita sakit? Kemungkinan besar tidak. Sebab, sakit atau tidak itu sebenarnya tergantung pada sistem kekebalan tubuh dan jenis, serta jumlah kuman yang ada.

Meski demikian, lebih dari 75 persen spons memang memiliki bakteri koliform, keluarga bakteri yang mencakup E. coli dan Salmonella. Oleh karena itu, kita harus menggantinya lebih sering.

Baca juga: Agar Spons Cuci Piring Tak Tularkan Kuman

6. Uang

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Analisis yang diterbitkan dalam PLOS One menunjukkan, bahwa uang memang membawa bakteri seperti Propionibacterium acnes, Staphylococcus epidermidis, dan Micrococcus luteus.

Bakteri-bakteri ini biasanya ditemukan pada kulit orang atau di mulut. Kendati demikian, para peneliti tidak bisa mengatakan dengan pasti apakah bakteri tersebut patogen hidup atau memiliki kemampuan yang menyebabkan infeksi.

Yang pasti, selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum makan.

7. Mainan hewan peliharaan

Mainan hewan peliharaan kita sudah pasti sangat kotor. Beberapa mainan yang bisa dikunyah itu penuh dengan kuman.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), mainan hewan peliharaan dapat membawa bakteri Capnocytophaga. Pada manusia, bakteri ini dapat menyebabkan infeksi pernapasan dan mata.

Baca juga: Berapa Lama Virus Corona Bisa Hidup di Permukaan Benda?

8. Laptop

Sebuah studi tahun 2018 menemukan, bahwa 96 persen keyboard komputer mengandung bakteri, termasuk kuman seperti Streptococcus dan E. coli.

Studi ini juga menunjukkan, jika kita membersihkan keyboard dengan lap disinfektan dapat mengurangi jumlah kuman sebesar 37 hingga 100 persen.

9. Gagang sikat gigi

Sebuah studi menemukan, bahwa 27 persen gagang sikat gigi diuji positif untuk bakteri koliform. Meski begitu, jumlah kuman di gagang sikat gigi masih jauh di bawah jumlah kuman yang ada di dapur.

Baca juga: Sikat Gigi Bisa Jadi Tempat Tumbuh Bakteri, Ini Cara Membersihkannya

10. Baki pemeriksaan keamanan di bandara

Lain kali, setelah kita berjalan melalui jalur pemeriksaan di bandara, kita harus segera ke kamar mandi terdekat untuk mencuci tangan.

Sebuah studi tahun 2018 menemukan, bahwa lebih dari 50 persen baki tempat kita meletakkan benda-benda kecil untuk discan ternyata banyak mengandung virus pernapasan seperti flu.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.