Kompas.com - 20/01/2021, 12:26 WIB
Wakil Presiden terpilih Amerika Serikat Kamala Harris berbicara di Wimington, Delaware, pada 7 November 2020. AP PHOTOAndrew HarnikWakil Presiden terpilih Amerika Serikat Kamala Harris berbicara di Wimington, Delaware, pada 7 November 2020.

KOMPAS.com - Inauguration Day atau Hari Pelantikan Presiden baru Amerika Serikat ditetapkan setiap 20 Januari. Menjelang acara tersebut warganet sibuk mendiskusikan mengenai apa yang bakal dipakai Wakil Presiden terpilih AS Kamala Harris pada pelantikannya.

Sebagai Wakil Presiden kulit hitam dan keturunan India pertama di negara itu, Harris diduga akan memakai kain sari, kain yang biasa dipakai wanita di negara India, Bangladesh, Nepal, dan Sri Lanka.

Memiliki panjang sekitar empat hingga sembilan meter, kain sari dikenakan di badan dengan berbagai macam gaya tanpa dijahit.

Spekulasi mengenai apa yang dikenakan Harris pada pelantikannya sudah tersebar luas bahkan sebelum Partai Demokrat memenangkan pemilihan.

Baca juga: 7 Drama Pelantikan Presiden AS: Ada yang Boikot, Meninggal, dan Salah Sumpah

Pada tahun 2019, di sebuah acara bernama One APIA Nevada, seorang penonton bertanya kepada Harris apakah dia akan memakai pakaian tradisional India jika terpilih sebagai presiden, seperti dilaporkan KTBS.

"Pertama menangkan dulu," jawab Harris sambil tersenyum kala itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ibu saya membesarkan kami dengan apresiasi yang sangat kuat atas latar belakang budaya dan kebanggaan kami. Perayaan yang kami ikuti terlepas dari bagaimana pelafalan nama belakang kami. Itu adalah keindahan dari siapa kami sebagai sebuah bangsa," tambahnya.

Sebagai catatan, ibunda Kamala Harris, Shyamala Gopalan, lahir di Chennai, India dan berimigrasi ke Amerika. Sedangkan ayahnya berasal dari Jamaika.

Baca juga: 3 Fakta Pelantikan Joe Biden-Kamala Harris

Persiapan jelang pelantikan Joe Biden pada Sabtu (16/1/2021). Seremoni diadakan di Gedung Capitol Hill tanggal 20 Desemner.AP PHOTO/PATRICK SEMANSKY Persiapan jelang pelantikan Joe Biden pada Sabtu (16/1/2021). Seremoni diadakan di Gedung Capitol Hill tanggal 20 Desemner.

Pesan tersembunyi

Mungkin, soal pakaian apa yang dipakai Harris di Inauguration Day tampak tidak penting.

Namun, ada anggapan jika dia mengenakan kain sari, dia dapat mengirimkan pesan terkait bagaimana pemerintahan Biden-Harris mewakili kaum minoritas dengan baik.

Dugaan Harris akan memakai unsur budaya India juga menguat karena twit perancang busana Bibhu Mohapatra.

"Madam VP @SenKamalaHarris, saya siap. Adalah suatu kehormatan untuk mendandani Anda," tulis perancang busana kelahiran Odisha, India, yang kini tinggal di New York itu.

Ilustrasi wanita India mengenakan kain sari.Shutterstock Ilustrasi wanita India mengenakan kain sari.

Namun, ada pula yang berpendapat jika Harris yang selama ini mengenakan pakaian formal tidak mungkin memakai kain sari.

"Saya memprediksi dia akan mengenakan sesuatu yang pantas, dan mungkin yang biasanya dia pakai, setelan jas. Dia menjadi sorotan publik selama bertahun-tahun, terutama di California, dan itulah yang dia pakai."

"Vogue UK mencatat hal yang sama, 'Harris selalu memakai jas, tapi dia mengganti roknya dengan celana panjang," tulis pengguna Reddit.

Sebuah foto lama yang dibagikan di Twitter menunjukkan jika Harris pernah memakai kain sari.

Baca juga: Jennifer Lopez Akan Tampil di Pelantikan Joe Biden dan Kamala Harris

Bukan tanpa sebab mengapa pilihan busana Harris jadi perbincangan di media sosial. Pekan lalu, kaus kaki yang dia rekam dalam video keponakannya, Meena Harris, mengalami lonjakan permintaan.

Meena mengunggah video di Instagram yang memperlihatkan Kamala Harris mengenakan kaus kaki bertuliskan 'The Future is Female'.

Gumball Poodle, perusahaan yang memproduksi kaus kaki tersebut segera mengunggah pembaruan di situsnya yang mengatakan bahwa model kaus kaki itu mengalami lonjakan permintaan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Meena Harris (@meena)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber NDTV
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.