Kompas.com - 21/01/2021, 10:36 WIB
Ilustrasi peregangan dinamis shutterstockIlustrasi peregangan dinamis
|
Editor Wisnubrata

Sebagian besar pelari percaya mereka perlu melakukan peregangan sebelum berlari.

Jadi, mereka memanjangkan kaki untuk meregangkan paha belakang atau meregangkan betis di trotoar.

"Padahal peregangan statis adalah ide yang buruk sebelum berlari karena akan menghambat kinerja lari dan dapat menyebabkan cedera," ungkapnya.

"Peregangan yang salah juga dapat menyebabkan penurunan fungsi otot," lanjut dia.

Alih-alih melakukan peregangan statis, beralihlah ke peregangan dengan serangkaian gerakan dinamis yang melatih otot-otot untuk pemanasan.

Baca juga: Perlukah Melakukan Peregangan Sebelum Olahraga Lari?

3. Tidak makan sebelum berlari

Penting untuk mengisi bahan bakar tubuh dengan nutrisi yang tepat sebelum berlari dan mengatur waktu makannya.

"Banyak pelari yang mengisi banyak karbohidrat pada pukul enam sore untuk berlari pukul tujuh pagi di hari berikutnya."

Demikian penuturan seorang pelatih dan ahli gizi olahraga, Amanda Dale.

Menurut dia, hal itu membuat cadangan glikogen tidak benar-benar berguna sebagai bahan bakar untuk berlari.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.