Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ketahui 10 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Berlari

Kompas.com - 21/01/2021, 10:36 WIB
Ryan Sara Pratiwi,
Wisnubrata

Tim Redaksi

Demikian penuturan seorang pelatih dan ahli gizi olahraga, Amanda Dale.

Menurut dia, hal itu membuat cadangan glikogen tidak benar-benar berguna sebagai bahan bakar untuk berlari.

Cara terbaik untuk mendapatkan tenaga adalah mengonsumsi karbohidrat kompleks 2 hingga 4 jam sebelum berlari. 

Atau, jika kamu hanya berlari santai, cukup makan sedikit sebelum lari.

Baca juga: Lari di Pagi Hari, Perlu Sarapan atau Tidak?

4. Berlari terlalu cepat

Jika kita memulai lari dengan sprint atau lari cepat, kita akan mudah merasa lelah.

Untuk membantu kita menghindari kelelahan dini, larilah dengan laju perlahan di awal latihan . Ini juga dapat memiliki efek jangka panjang yang positif pada kesehatan.

Sebuah studi dalam Journal of American College of Cardiology menemukan, bahwa pelari ringan dan moderat memiliki tingkat kematian yang lebih rendah daripada yang berlari lebih cepat dari 7 mph.

Baca juga: Berlari Tak Harus Cepat, Ini Manfaat Slow Run

5. Keliru mengayunkan lengan

Meskipun kita berlari menggunakan kaki, namun bagian tubuh yang lain perlu selaras dengan gerakan kaki agar kita bisa berlari dengan nyaman.

"Pikirkan lengan sebagai dayung di sebelah perahu," kata Dale.

Lengan kita dapat membantu mendorong tubuh jika bergerak selaras. Namun akan benar-benar memperlambat jika tidak sinkron.

Jaga tangan dan lengan tetap rileks. Lalu, ayunkan di samping, daripada bergerak secara horizontal melintasi tubuh.

Baca juga: Bagaimana Bernafas Dengan Benar Saat Berlari?

6. Tidak cukup terhidrasi

Ilustrasi minum airbaiajaku Ilustrasi minum air
Kennihan mengungkapkan, banyak pelari menderita dehidrasi karena mereka meremehkan jumlah air yang dibutuhkan tubuh selama pelatihan.

Kita dapat menguji apakah kita minum cukup air dengan menimbang diri sendiri sebelum dan sesudah berlari.

Selain itu, kita juga dapat memeriksanya lewat warna urin. Jika warnya kuning muda, maka dapat dipastikan kita cukup terhidrasi.

"Tapi waspadalah juga dengan hal seperti overhidrasi. Jadi, minumlah ketika haus dan dengarkan tubuh kita," saran dia.

Baca juga: 5 Hal yang Harus Dihindari Sebelum Berlari

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com