Kompas.com - 22/01/2021, 13:47 WIB
Ilustrasi bahagia shutterstockIlustrasi bahagia

"Umumnya kita tidak punya pilihan selain membuka diri terhadap ketidaknyamanan emosional serta belajar bagaimana menghadapi penolakan, kekecewaan, dan ketidakpastian," ujarnya.

Baca juga: Hidup Bahagia Jadi Jomblo, Bisa Kok!

Berada di antara pasangan

Meskipun memiliki manfaat, menjadi lajang di tengah lingkungan pertemanan yang punya pasangan akan memberikan tantangan tersendiri.

"Ada banyak rasa aneh, malu, dan kecemasan seputar kegagalan menemukan pasangan. Tapi jangan sampai merasa tidak diinginkan atau dicintai, ini tentu saja tidak benar," ujar Bruneau.

Satu hal yang perlu dipahami oleh seorang lajang, dirinya tidak bisa membandingkan perjalanan dua orang.

Belajarlah untuk menjadi lajang yang bahagia. Selain itu, cobalah berada di lingkungan teman-teman yang juga melajang. Sesama lajang dapat memberikan dukungan satu sama lain.

Baca juga: 5 Manfaat Sehat Hidup Melajang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.