Kompas.com - 23/01/2021, 18:14 WIB
Tenaga kesehatan menunjukkan vaksin Sinovac Covid-19 saat pelaksanaan vaksin untuk tenaga medis di RS Siloam Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (14/1/20210). Vaksinasi tahap awal akan menargetkan 1,48 juta tenaga kesehatan yang dijadwalkan berlangsung dari Januari hingga Februari 2021. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOTenaga kesehatan menunjukkan vaksin Sinovac Covid-19 saat pelaksanaan vaksin untuk tenaga medis di RS Siloam Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (14/1/20210). Vaksinasi tahap awal akan menargetkan 1,48 juta tenaga kesehatan yang dijadwalkan berlangsung dari Januari hingga Februari 2021.

KOMPAS.com - Vaksin Covid-19 sudah di tanah air sudah mulai disalurkan. Masyarakat kini tengah menunggu giliran untuk mendapatkan vaksin.

Banyak pertanyaan seputar vaksinasi pun bermunculan, termasuk salah satunya hal sederhana seperti apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum mendapatkan vaksin.

Ketua Riset Uji Klinis Vaksin COVID-19, Prof Dr Kusnandi Rusmil, dr, SpA(K), MM mengatakan, hal utama yang harus dilakukan seseorang yang akan divaksin Covid-19 adalah meyakini dirinya sehat dan tubuh sedang dalam kondisi bugar.

Sebab, memang ada beberapa kondisi yang membuat pemberian vaksin untuk seseorang harus ditunda.

Misalnya, pada seseorang dengan tekanan darah di atas 140/90 dan demam (suhu tubuh di atas 37 derajat Celcius).

"Kondisi lagi bagus, dipersiapkan tidur cukup, sehingga kalau menerima (vaksin) nanti enak. Jangan terlalu capek, jadi badan kita fit."

Demikian diungkapkan Kusnandi dalam konferensi pers Update Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bersama Kementerian Kesehatan, Sabtu (23/01/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ingin Divaksin Covid-19 tapi Takut Jarum Suntik? Simak 10 Tips Ini

Ia menambahkan, masing-masing individu tentunya sudah tahu bagaimana menjaga kesehatan dirinya.

Mulai dari menjaga pola makan sehat, olahraga rutin, hingga memastikan tidur cukup.

Untuk makanan, menurutnya juga tidak ada pola makan khusus yang perlu diterapkan jelang vaksinasi.

Pastikan diri kita mendapatkan asupan makanan bergizi seimbang dalam porsi cukup.

Lebih lanjut, Kusnandi mengatakan bahwa protokol 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) juga harus tetap dilakukan secara disiplin meski kita sudah divaksin.

"Jadi imunisasi tidak akan mengubah kebiasaan kita hari-hari sebelumnya dan sesudahnya," paparnya.

Baca juga: Sudah Divaksin Covid-19, Bisakah Tularkan Virus ke Orang Lain?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.