Kompas.com - 24/01/2021, 20:31 WIB
Ilustrasi startup Thinkstockphotos.comIlustrasi startup

"Saya tidak mengerti kenapa orang-orang marah. Saya juga mengirim pesan ke tim pada pukul 3 atau 4 pagi," tulisnya dalam bahasa Inggris.

"Tapi saya tidak mengharapkan atau memaksa mereka untuk membalas, setidaknya mereka akan membacanya ketika bangun. Di akhir pekan? Ya kenapa tidak," lanjutnya.

Reza Arap mengatakan dia tidak menemukan sesuatu yang salah kecuali tweet Pandji dinilai terlalu arogan.

Tak jauh berbeda, rekan sesama komika yakni Ernest Prakasa juga turut memberi tanggapan soal mengirim pesan soal pekerjaan di tengah malam.

"Soal WA ke staff jam 00:44, kata gw sih biasa aja. Gw pun sering, dalam konteks takut besok pagi lupa mending gw chat dulu aja, doi balesnya mah bisa besok, silakan," tulisnya di akun @ernestprakasa.

Ernest menambahkan, "Semua tergantung kebiasaan dab kultur perusahaan. Yang jangan adalah chat jam 00:44 terus berharap langsung direspon."


Namun pernyataan Ernest itu disanggah oleh penulis Ika Natassa. Dirinya tidak membenarkan mengirim pesan pekerjaan di luar jam kerja.

"Kasihan orang (yang) menerima kepikiran tugas itu padahal sudah jam istirahatnya. Kalau kitanya yang takut lupa, bisa bikin notes atau email ke diri sendiri," tulis Ika.

"Kebayang si staf bangun tengah malam terus baca WA kerjaan pula, kasihan," lanjutnya.

Baca juga: 10 Tips Menggunakan Media Sosial Saat Melamar Pekerjaan

Aturan di beberapa negara

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.