Untar untuk Indonesia
Akademisi

Platform akademisi Universitas Tarumanagara guna menyebarluaskan atau diseminasi hasil riset terkini kepada khalayak luas untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Mengenal Indikasi Kecanduan Online Game pada Remaja

Kompas.com - 25/01/2021, 13:38 WIB
Pria yang sedang bermain game PC (Dok. Shutterstock) Pria yang sedang bermain game PC
Editor Wisnubrata
  1. aktivitas bermain menjadi aktivitas yang sangat penting bagi remaja sehingga remaja selalu memikirkan permainan yang dimainkannya
  2. intensitas bermain remaja semakin meningkat untuk mengubah emosi yang dialami,
  3. perasaan yang tidak menyenangkan dialami oleh remaja saat tidak dapat bermain,
  4. remaja bermain untuk melarikan diri dari kehidupan nyatanya,
  5. remaja membohongi keluarga, teman dan orang terdekat lainnya,
  6. intensitas bermain membahayakan pendidikan yang ditempuh hingga relasi dengan keluarga maupun orang terdekat,
  7. menghabiskan waktu bermain 8-10 jam per hari dan kurang lebih 30 jam per minggu.

Dari delapan indikasi yang diuraikan di atas, ada dua indikasi utama yang terlihat pada individu dengan kecanduan bermain.

Pertama, kegiatan bermain menjadi kegiatan yang sangat penting bagi kehidupan seseorang, menguasai pola pikir (keasyikan bermain dan distorsi kognitif), perasaan (mengidamkan permainan) dan perilaku (kemunduran perilaku sosial).

Walaupun individu tidak sedang bermain, ia akan memikirkan pola bermainnya untuk ke depannya.

Kedua, terjadi proses peningkatan intensitas bermain untuk mendapatkan dampak perubahan emosi. Umumnya individu menghabiskan intensitas waktu tertentu dalam bermain video game maupun internet.

Untuk dapat mengatasi kecanduan bermain, perlu perhatian lebih kepada remaja agar dapat melakukan hal-hal seperti berikut.

  1. mengganti kegiatan bermain dengan kegiatan yang positif seperti menggambar, membantu orang tua, mempelajari hal baru.
  2. remaja dapat mengikuti komunitas di sekolah agar remaja dapat aktif melakukan kegiatan yang positif,
  3. perlu dibuatnya program monitoring dari orang tua untuk para remaja yang mengalami kecanduan bermain.

Claudia Fiscarina, SPsi
Mahasiswa S2 Program Studi Profesi Psikologi Universitas Tarumanagara

Dr Naomi Soetikno, MPd, Psikolog
Dosen S2 Program Studi Profesi Psikologi Universitas Tarumanagara

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dr Ir Rita Idulfilastri, MPsiT
Dosen S2 Program Studi Magister Psikologi Universitas Tarumanagara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.