Kompas.com - 25/01/2021, 14:40 WIB
Massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat melakukan aksi unjuk rasa di Taman Vanda, Bandung, Jawa Barat, Kamis (2/7/2020). Mereka menyuarakan sejumlah aspirasi diantaranya agar pemerintah agar membuka pembahasan RUU PKS, menarik Omnibus Law dan memberikan pendidikan gratis selama pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/aww. ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBIMassa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat melakukan aksi unjuk rasa di Taman Vanda, Bandung, Jawa Barat, Kamis (2/7/2020). Mereka menyuarakan sejumlah aspirasi diantaranya agar pemerintah agar membuka pembahasan RUU PKS, menarik Omnibus Law dan memberikan pendidikan gratis selama pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/aww.
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Pada 15 Januari 2021, Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) masuk kembali dalam 33 RUU yang ditetapkan sebagai Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR RI 2021

Ini adalah sebuah milestone yang penting dalam kampanye mendorong pengesahan RUU PKS. Namun perjalanan masih panjang sebelum RUU tersebut ditetapkan menjadi Undang-Undang.

Masih banyak bias dan perspektif yang berbeda terkait urgensi kekuatan hukum terhadap masalah kekerasan seksual di Indonesia, meski banyak pihak sudah menganggap Indonesia sebagai darurat kekerasan seksual.

Oleh karenanya The Body Shop Indonesia makin gencar mengkampanyekan gerakan yang disebut Semua Peduli, Semua Terlindungi Sahkan RUU PKS #TBSFightForSisterhood.

Kegiatan ini merupakan upaya The Body Shop Indonesia untuk mengajak semua pihak berjuang bersama mendorong pengesahan RUU PKS serta membangun awareness dan edukasi untuk masyarakat agar kekerasan seksual tidak lagi terjadi di Indonesia.

Baca juga: Ajakan Menghapuskan Kekerasan dan Pelecehan Seksual dari The Body Shop

Mengapa pengesahan RUU PKS dianggap penting?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • RUU PKS merupakan kebijakan yang dinilai banyak pihak dapat mencegah atau mengurangi kekerasan seksual karena dalam substansi kebijakan sudah mencakup aspek pidana, aspek pemulihan dan upaya penghapusan kekerasan seksual.
  • RUU PKS juga memperluas cakupan kekerasan seksual meliputi 9 perilaku yang dikelompokkan sebagai kekerasan seksual.
  • RUU PKS berbicara mengenai hukum acara pidana yang berkaitan erat dengan sikap penegak hukum terhadap korban. RUU PKS melarang aparat penegak hukum untuk merendahkan, menyalahkan korban dan membebankan korban.
  • RUU PKS disebut sebagai kebijakan yang dapat memberikan perlindungan dan pemulihan korban, termasuk dengan melibatkan peran masyarakat dan tokoh daerah. Kedua aspek ini dapat mengedukasi masyarakat terkait kekerasan seksual.

Melalui kampanye ini The Body Shop Indonesia mengajak masyarakat terlibat aktif dengan berpartisipasi melalui donasi di seluruh gerai The Body Shop dan secara online, juga pengumpulan petisi di laman TBSfightforsisterhood.

Sejak pertama kali diluncurkan 5 November 2020 petisi TBS Fight For Sisterhood telah terkumpul donasi sebesar Rp 970.337.183. Petisi telah terkumpul sebesar 171.026 tanda tangan dan masih terus meminta dukungan.

Harapannya hingga bulan Maret 2021 terkumpul petisi sebanyak 500.000 agar RUU PKS segera diputus menjadi undang-undang yang sah.

Petisi Sahkan RUU PKS dari The Body Shopthe body shop Petisi Sahkan RUU PKS dari The Body Shop
Ratu Ommaya, Public Relations and Community Manager The Body Shop Indonesia mengatakan, Kampanye Stop Sexual Violence adalah langkah untuk merespon atas kondisi kritis bagi perempuan dan anak perempuan yang mengalami kekerasan seksual.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X