Kompas.com - 25/01/2021, 22:44 WIB
Ilustrasi anak stres karena banyak menerima kekerasan verbal dari orang dewasa di sekitarnya Shutterstock.comIlustrasi anak stres karena banyak menerima kekerasan verbal dari orang dewasa di sekitarnya
|
Editor Wisnubrata

Anak-anak yang keras kepala sering kali mendapatkan perhatian paling besar berdasarkan sifat perilaku mereka.

Sementara itu, anak yang patuh adalah individu yang diharapkan untuk selalu mengikuti aturan di dalam keluarga.

Ketika dinamika ini hadir, Banta mengatakan anak yang patuh mungkin juga dapat membuat perselisihan dengan saudaranya yang keras kepala.

"Anak yang keras kepala memiliki respons besar terhadap hal ini. Orangtua sering mengatasi respons anak yang keras kepala dan membuat anak yang patuh luput dari perhatian," katanya.

"Misalnya, anak yang patuh mengambil mainan anak yang keras kepala. Lalu, anak yang keras kepala tersebut menanggapinya dengan memukul anak yang patuh," sambung dia.

Biasanya, orangtua memarahi anak yang keras kepala dan memaksanya untuk meminta maaf, tapi lupa mengatasi anak patuh yang telah merampas mainan.

Menurut Banta, akar penyebabnya di sini adalah perhatian. Jadi, selalu pastikan semua anak mendapatkan perhatian yang sama.

Mengatasi perilaku ini lebih awal tidak hanya akan mengurangi persaingan saudara kandung, tetapi juga mengajarkan untuk tidak membuat perselisihan dalam mendapatkan perhatian.

4. Ketidaksabaran

Pada anak-anak kecil, ketidaksabaran mungkin dipandang sebagai hal yang wajar.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Fatherly
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.