Kompas.com - 27/01/2021, 11:23 WIB
Ilustrasi anak bermain dengan orangtua. SHUTTERSTOCKIlustrasi anak bermain dengan orangtua.

KOMPAS.com—Berdasarkan hasil studi kesehatan di seluruh dunia yang diterbitkan dalam The Lancet, Jepang menduduki peringkat teratas tidak hanya sebagai memiliki penduduk tersehat, tetapi juga anak-anak tersehat di dunia.

Harapan hidup di Jepang melampaui 80 tahun, dan sebagian besar penduduk tidak menderita penyakit berat sampai mereka berusia 70-an.

Oleh karenanya mempelajari rahasia kesehatan orang Jepang adalah ide yang cukup bagus bagi keluarga yang ingin meningkatkan gaya hidup dan menjadi lebih sehat.

Baca juga: Belajar Gaya Hidup Sehat dari Anak-anak Jepang

 

Inilah rahasia orang Jepang jaga kesehatan anak:

1. Apa yang dimakan adalah kuncinya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sama seperti kebanyakan negara Asia, nasi adalah makanan pokok di Jepang, dan itulah salah satu alasan mengapa mereka sangat sehat.

Nasi memiliki kalori lebih sedikit daripada roti dan membuatmu merasa lebih kenyang. Pasangkan dengan sayuran segar dan sehat, dan kamu akan mendapatkan makanan yang sehat.

Orang Jepang juga menggunakan lebih sedikit pengawet dan makan lebih banyak ikan dibandingkan dengan daging seperti ayam, dan sapi.

Tentu saja, tetap penting untuk membatasi porsi makan. Makan terlalu banyak makanan apapun, bahkan makanan sehat, dapat menyebabkan anak-anak justru menjadi tidak sehat.

Baca juga: Kenapa Kita Merasa Belum Kenyang Kalau Belum Makan Nasi?

2. Jadikan momen makan lebih menyenangkan

Orang tua harus mendorong anak untuk menikmati momen makan dan tidak menganggapnya sebagai tugas, atau sesuatu yang terpaksa mereka lakukan.

Ini akan membantu anak-anak mempelajari kebiasaan makan yang baik serta membantu mendekatkan keluarga.

Orang Jepang seringkali membuat kotak makan siang bento dengan hiasan yang menarik, dan tentu saja sehat, yang membuat anak-anak mereka tak sabar untuk menyantapnya.

Kamu juga boleh memberi anak camilan, tetapi pastikan hanya memberi porsi kecil dan berilah camilan yang sehat.

Baca juga: 7 Cara Mengajarkan Kebiasaan Makan Sehat pada Anak

3. Kenalkan anak pada berbagai macam makanan

Terkadang ada beberapa anak yang gemar memilih-milih makanan. Namun anak bisa juga sangat penasaran dengan makanan dan menu baru.

Kunci untuk membuat anak mau makan makanan sehat adalah dengan mengenalkan mereka pada berbagai macam makanan sehat sejak dini.

Bahkan ada pepatah Jepang yang mengatakan "makanan baru bisa memperpanjang umurmu“, jadi terbuka untuk mencoba hidangan dan makanan baru dapat membantu membuat anak menjadi lebih sehat.

Baca juga: Anak-anak Jepang Disebut Paling Bahagia dan Sehat di Dunia, Ini Rahasianya

4. Cobalah menyajikan porsi ala Jepang

Makan dengan porsi besar dan banyak tidak menjadi jaminan anak akan menjadi lebih sehat. Cara makan ini justru akan membuat mereka makan berlebihan yang berujung pada kegemukan hingga obesitas.

Sebaliknya, porsi makan di Jepang justru lebih kecil yang disajikan di piring yang juga lebih kecil.

Hal ini memudahkan orang, terutama anak-anak, untuk mengatur porsinya dengan lebih baik karena mereka dapat dengan mudah mengukur berapa banyak makanan yang perlu mereka makan agar anak merasa kenyang.

Baca juga: 6 Cara Mudah Mengontrol Porsi Makan

5. Jadilah aktif

Orangtua juga bisa mengenalkan pentingnya untuk selalu melakukan aktivitas fisik dan berolahraga sejak dini.

Dengan begitu, anak akan tetap aktif dan bugar, serta menjadikan hal ini sebagai kebiasaan.

Sebagian besar anak di Jepang berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah alih-alih diantar atau bepergian dengan kereta atau bus.

Ini adalah kebiasaan yang baik untuk ditiru, terutama jika sekolah anak tidak terlalu jauh dari rumah.

Di masa pandemi, meskipun sedang di rumah saja, ajak anak untuk tetap aktif dengan cara-cara sederhana, misalnya ajarkan mereka merapikan mainan dan tempat tidur mereka sendiri. Atau kamu bisa mengajak anak untuk mencuci dan menjemur pakaian mereka sendiri.

Baca juga: Layak Dicontoh, Ini 5 Cara Pola Asuh Khas Orangtua Jepang

6. Biarkan anak-anak membantu menyiapkan makanan

Dalam budaya Jepang, keluarga merupakan bagian penting dalam waktu makan, bahkan saat menyiapkan makanan.

Melibatkan anak-anak dalam seluruh proses persiapan makanan akan membantu anak belajar lebih banyak tentang makan sehat, dan memberi tahu mereka apa sebenarnya yang terkandung dalam makanan yang mereka makan.

Jika anak-anak mengetahui bagaimana makanan mereka disiapkan, mereka akan lebih menghargai makanan yang disajikan, terutama jika kita selalu menyiapkan makanan sehat.

Ini juga akan mengajari mereka tanggung jawab serta kemampuan mengolah makanan sebagai salah satu keterampilan hidup yang penting.

Baca juga: Ingin Panjang Umur? Coba Contek 6 Kebiasaan Sehat ala Jepang



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.