Kompas.com - 28/01/2021, 19:37 WIB
Ilustrasi bayi. SHUTTERSTOCKIlustrasi bayi.

Teknologi ini memungkinkan deteksi dini ketulian bahkan sejak bayi baru berusia dua hari.

2. Brain Evoked Response Auditory (BERA)
Pemeriksaan ini juga dikenal sebagai Auditory Brainstem Response (ABR), yang merupakan pemeriksaan untuk menilai fungsi pendengaran dan fungsi saraf VIII (N. auditorius).

Benny menjelaskan, pemeriksaan ini merekam potensial listrik yang dikeluarkan sel koklea selama menempuh perjalanan mulai dari telinga dalam hingga ke inti-inti tertentu di bidang otak.

BERA umumnya dilakukan pada bayi dengan faktor risiko, seperti anak yang terlambat bicara, anak dengan gangguan sifat dan tingkah laku (autisme) dan bayi atau anak dengan cacat ganda (sindroma).

"BERA juga dilakukan untuk membantu memperkirakan jenis ketulian, menentukan prediksi ambang dengar, dan membantu menentukan letak lesi di sepanjang serabut pendengaran sampai batang otak," ungkap dokter yang berpraktik di Eka Hospital Pekanbaru itu.

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya ketulian, maka bayi perlu menjalani habilitasi.

Ini dilakukan untuk memberikan fungsi pendengaran yang seharusnya dimiliki bayi atau anak yang sebelumnya belum pernah memiliki kemampuan atau pengalaman mendengar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun program habilitasi terdiri dari amplifikasi (memperkeras input suara), latihan mendengar dan latihan bicara.

Eka Hospital, misalnya, menyediakan layanan pemeriksaan OAE dan BERA bagi setiap bayi yang baru lahir.

Namun, sebelum melakukan metode pemeriksaan, ada baiknya jika orangtua berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

"Jangan lupa konsultasikan kepada dokter spesialis THT terlebih dahulu untuk deteksi dini pendengaran," kata Benny.

Baca juga: Kenali 4 Tanda Anak Terlambat Bicara Berikut Ini!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.