Kompas.com - 29/01/2021, 08:00 WIB

KOMPAS.com - Nafsu dan cinta sering dianggap sebagai dua perasaan yang berbeda.

Namun demikian, ada seorang antropolog yang berteori, keduanya ada pada spektrum yang dapat dipecah menjadi tiga kategori.

Pertama adalah nafsu, yang merupakan keinginan akan kepuasan seksual yang mendorong manusia untuk mencari pasangan seks.

Nafsu didorong oleh hasrat hormonal untuk kepuasan seksual.

Baca juga: Capai Kepuasan Seksual dengan Olahraga Kardio

Kemudian, daya tarik atau yang disebut sebagai cinta yang penuh gairah, ketertarikan dengan perasaan kegembiraan, keinginan hubungan emosional, dan pemikiran tentang kekasih.

Daya tarik ini biasanya melibatkan sistem pusat otak dan dapat meniru efek dari kecanduan narkoba.

Yang terakhir adalah ikatan kasih sayang secara emosional yang ditandai dengan perasaan tenang, persatuan emosional, dan keamanan.

Ikatan ini sebagian besar muncul dalam hubungan jangka panjang termasuk persahabatan, keluarga, dan hubungan romantis yang berkomitmen.

"Perbedaan yang paling umum dipahami antara nafsu dan cinta yakni nafsu itu murni fisik dan seksual."

"Sedangkan cinta termasuk merawat seseorang dengan baik di belakang fungsi mereka sebagai sumber kerinduan dan kepuasan seksual."

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.