Kompas.com - 29/01/2021, 19:23 WIB
Ilustrasi trigger finger. SHUTTERSTOCKIlustrasi trigger finger.

KOMPAS.com - Beberapa aktivitas atau profesi cenderung lebih banyak menggunakan tangan dan jari secara berulang ketimbang profesi lainnya.

Misalnya, profesi yang berkaitan dengan aktivitas berkebun atau memasak.

Ternyata, aktivitas melibatkan jari tangan secara berulang mungkin memicu kondisi yang disebut trigger finger.

Dokter spesialis bedah ortopedi, dr. Rizky Priambodo Wisnubaroto, SpOT menjelaskan, trigger finger adalah ketidakmampuan untuk meluruskan atau menekuk jari akibat tendon yang terperangkap.

Kondisi ini bisa disembuhkan, namun jika dibiarkan tak terobati bisa menjadi permanen.

Ketahui beberapa fakta mengenai trigger finger berikut dan cara pencegahannya:

1. Disebabkan aktivitas jari berulang
Rizky menjelaskan, pada penderita trigger finger terjadi jepitan secara mekanik pada tendon fleksor sewaktu melewati pulley atau jaringan ikat yang menebal di tangan.

Apabila terjadi perubahan struktur atau benjolan pada tendon, gerakan yang seharusnya halus pada pulley, menjadi terhambat.

Aktivitas yang menggunakan jari-jari secara berulang dapat menyebabkan iritasi atau peradangan pada area pulley tersebut dan menyebabkan konstriksi atau pembengkakan, sehingga jari akan terkunci pada posisi menekuk.

"Trigger akan terjadi ketika kita meluruskan jari," katanya dalam diskusi virtual bertajuk "Kenali dan Atasi Trigger Finger", Jumat (29/01/2021).

Baca juga: Mengenal Trigger Finger, Radang Sendi Jari yang Bikin Kaku

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.