Kompas.com - 01/02/2021, 17:03 WIB

KOMPAS.com - Kebiasaan adalah perilaku sehari-hari yang sering kali tidak disadari, padahal bisa berkontribusi terhadap kesuksesan kita.

Kesuksesan dan kekayaan memang ditentukan oleh banyak faktor dan bisa berbeda untuk setiap orang, namun kebiasaan buruk yang terus dipupuk hanya akan terus menjauhkan kita dari target tersebut.

Thomas C. Corley, seorang akuntan publik bersertifikasi dan perencana keuangan bersertifikasi, menghabiskan lima tahun mempelajari para triliuner dan mengumpulkan wawasan para sumbernya lewat buku "Change Your Habits, Change Your Life".

Ia mewawancarai 233 orang dengan pendapatan kotor tahunan setidaknya 160.000 dollar AS (sekitar Rp 2,25 miliar) dan aset bersih 3,2 juta dollar AS (sekitar Rp 45 miliar), dengan 177 orang di antaranya memperoleh kekayaan itu dengan hasil usaha sendiri.

Dia mewawancarai 128 orang Amerika dengan pendapatan kotor tahunan 35.000 dollar AS (sekitar Rp 492 juta) atau kurang, serta memiliki aset likuid 5.000 dollar AS (Rp 70,3 juta) atau kurang.

Lewat percakapan dan analisa lebih lanjut, ia menemukan sejumlah kebiasaan yang membantu seseorang untuk menjadi kaya dan sebaliknya.

Untuk mencapai kesuksesan, seseorang mungkin perlu mengubah kebiasaan buruknya dan menggantinya dengan kebiasaan yang lebih positif.

"Menerapkan satu kebiasaan positif yang berpotensi membuat Anda menjadi orang yang sukses bisa membuat Anda menghilangkan satu kebiasaan buruk."

"Itulah mengapa, mempelajari kebiasaan positif ini begitu penting," katanya, seperti dilansir Business Insider.

Berikut beberapa kebiasaan yang bikin kamu sulit kaya, menurut Corley:

1. Boros
Seseorang tidak akan menjadi kaya jika menghabiskan uang lebih banyak daripada yang dihasilkannya.

Misalnya, dengan menggunakan uang untuk sering berbelanja produk mode, kredit barang elektronik, atau kendaraan.

Menurutnya, kekayaan bisa datang dari menabung dan menginvestasikan sebagian pendapatan, tak peduli gajimu besar atau kecil.

"95 persen orang miskin dalam studi saya tidak menabung dan sebagian besar menumpuk hutang untuk mensubsidi standar hidup mereka," katanya.

Baca juga: Aktif Bergaul Bikin Boros dan Mudah Berutang

2. Bertahan dalam hubungan toksik
Ini mungkin terdengar tak berkaitan dengan status finansial seseorang.

Namun, jika kamu serius untuk bisa menjadi seseorang yang lebih kaya dan sukses di masa depan, Corley menyarankan untuk berani memutuskan hubungan jika kamu berada dalam hubungan yang toksik.

Ia menemukan, dari orang-orang berpenghasilan rendah yang dipelajarinya, hanya 4 persen yang berkaitan dengan "pola pikir sukses".

"Anda hanya akan berhasil dalam hidup jika dikelilingi oleh tipe orang yang tepat."

"Artinya, orang yang bisa memberi semangat, positif, ingin tahu, dan membantu Anda," tulisnya.

Baca juga: Ciri-ciri Hubunganmu dengan Orang Terdekat Bersifat Toksik

3. Hanya punya satu sumber penghasilan
Banyak dari kita bergantung pada satu pekerjaan untuk menghasilkan uang.

Jika kamu ingin menjadi orang yang sukses, cobalah untuk mulai meninggalkan kebiasaan itu.

Sebanyak 65 persen orang kaya dalam penelitian Corley memiliki setidaknya tiga aliran pendapatan berbeda yang disiapkan sebelum menghasilkan satu juta dollar AS pertama mereka (sekitar Rp 14 triliun).

Memiliki sumber penghasilan lebih dari satu tidak hanya menambah potensi penghasilan, tetapi juga untuk jejaring pengaman apabila kehilangan pekerjaan.

Baca juga: Ini 5 Inspirasi Pekerjaan untuk Menambah Penghasilan

4. Selalu berpikir negatif
Beberapa contoh pikiran negatif untuk diri sendiri antara lain "saya tidak cukup pintar atau tidak cukup berpendidikan", "hidup memang tentang berjuang", dan sebagainya.

Kalimat-kalimat dalam diri kita itu akan membuat kita ragu dan tercermin dalam tindakan kita.

Menueut Corley, ketika kita membiarkan pikiran negatif itu menguasai, maka itu sama dengan memprogram diri sendiri untuk gagal.

"Anda tidak akan memiliki kesempatan dalam hidup untuk keluar dari keadaan saat ini. Pikiran negatif akan menjadi keyakinan yang bertindak seperti program komputer," katanya.

Baca juga: Ubah Pola Pikir Negatif Demi Hidup Bahagia

5. Tidak punya rencana
Rencana adalah sesuatu yang kita susun untuk 10, 15, hingga 20 tahun ke depan.

Itu semua adalah langkah menuju segala jenis kesuksesan, terutama kesuksesan finansial.

"95 persen orang miskin dalam studi saya tidak memiliki rencana hidup," ujarnya.

Tanpa sebuah tujuan jangka panjang, kita hanya akan seperti melayang tanpa tujuan.

Baca juga: Tahun Baru, Saatnya Perbaiki Cara Atur Keuangan

6. Hidup tidak sehat
Kebiasaan gaya hidup yang tidak sehat, seperti minum alkohol berlebihan, makan tidak sehat, dan jarang olahraga, ternyata juga berpengaruh terhadap potensi kesuksesan seseorang.

Sebab, itu semua adalah "investasi" untuk masa depan yang merugikan.

Meski sepertinya tidak berhubungan langsung, namun hidup tidak sehat juga berpotensi membuatmu mengeluarkan banyak uang untuk pengobatan di masa depan. Padahal, itu semua sebetulnya bisa dihindari.

Baca juga: Manfaat Kesehatan di Balik Jalan Kaki 11 Menit Setiap Hari

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.