Kompas.com - 03/02/2021, 19:42 WIB

Mereka umumnya juga mengungkapkan harapan agar Li dapat menghasilkan video yang lebih brilian, demi memperkenalkan budaya China ke seluruh dunia.

“Saya senang melihat ada vlogger China yang berkonsentrasi menunjukkan budaya China, lewat makanan lezat, hingga bisa berpengaruh di platform internasional."

"Sebagai penggemar Li, saya sangat bangga," kata seorang asal China bernama Feng kepada Global Times.

“Saya bisa merasakan bahwa dia menaruh hatinya pada karya-karya ini, membuatnya sangat detail,” sebut penggemar itu.

Baca juga: Rekor Dunia, Menjentikkan Jari 853 Kali dalam Semenit

Sejak memulai aktivitas di YouTube, Li langsung menjadi pusat perdebatan di antara pengikut dari berbagai negara di beberapa acara.

Dia mengunggah video YouTube berdurasi 20 menit pada 9 Desember. Kala itu dia memperlihatkan bagaimana cara menyiapkan sayuran acar.

Alhasil, video tersebut sempat memicu perdebatan publik tentang apakah itu kimchi Korea atau sayuran acar China.

Itu pun hanya salah satu dari rangkaian panjang bentrokan budaya antara netizen di China dan Korea Selatan hingga akhir 2020 lalu. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.