Kompas.com - 04/02/2021, 06:33 WIB
Ilustrasi bahagia. PEXELS/JILL WELLINGTONIlustrasi bahagia.

KOMPAS.com - Masa pandemi menjadi masa sulit bagi semua orang. Sebagian orang bahkan harus berjuang secara ekonomi untuk bertahan hidup di masa yang sulit ini.

Bagi kamu yang merasa kebahagiaan di masa pandemi rasanya sulit diraih, ada beberapa hal kecil yang bisa membantu membuatmu lebih bahagia dan memberikan suntikan positif untuk kesehatan mentalmu.

Tips ini dibagikan oleh asisten profesor administrasi bisnis dari Harvard Business School, Ashley Whillans, yang juga merupakan penulis buku "Time Smart".

"Penelitian menunjukkan, selalu, orang-orang yang memprioritaskan waktu dilaporkan memiliki kebahagiaan lebih besar daripada orang-orang yang memprioritaskan uang," ungkapnya, seperti dilansir CNBC.

Untuk mendapatkan hal-hal kecil ini kita tak perlu mengeluarkan uang, bahkan hanya perlu meluangkan waktu beberapa menit saja untuk bisa mengubah suasana hati kita.

"Tapi, ini bisa membantu kita hidup lebih bahagia, lebih berarti dan lebih tidak stres," kata Whillans.

Berikut lima aktivitas yang disarankan Whillans untuk kamu coba lakukan dan diyakini bisa meningkatkan kebahagiaanmu.

1. Mengelola tugas
Kamu bahkan tak perlu meluangkan waktu sampai lima menit untuk mengelola tugas-tugasmu.

Menurut Whillans dalam bukunya, mengatur tugas-tugas kecil yang perlu diselesaikan dan memeriksanya bisa membantu mengurangi stres.

"Rencanakan apa yang perlu kita lakukan dan kapan kita akan melakukannya."

"Ini bisa mengurangi kebiasaan menunda-nunda dan membantu kita lebih tidak stres," katanya kepada Grow.

Sebab, ketika kita merasa stres, kita sering kali melihat suatu tugas sebagai gambaran besar sehingga melihatnya sebagai masalah berat.

Melakukan perencanaan sama dengan memecah masalah besar tersebut menjadi serangkaian aksi kecil yang cenderung lebih mudah untuk dilakukan.

Baca juga: Hilangkan Kebiasaan Menunda Pekerjaan yang Hambat Karier

2. Berkirim pesan kepada sosok yang penting
Aktivitas lainnya yang bisa dilakukan ketika memiliki sedikit waktu luang adalah mengirim pesan pada seseorang yang penting bagimu, yang sudah lam tak berkomunikasi denganmu.

Sosok itu bisa saja seorang teman dekat atau bahkan anggota keluargamu.

Kamu bisa mengirimkan apa saja, seperti foto atau video lucu, atau mungkin sesuatu yang bisa mengingatkan orang tersebut kepada memori seru ketika bersamamu.

Melakukan hal ini bisa jadi mood-booster luar biasa yang mungkin tak pernah terpikirkan sebelumnya.

Baca juga: Ketahui, Menelepon Ibu Ternyata Bisa Bantu Atasi Stres

3. Merencanakan liburan
Semua orang suka liburan. Bahkan, memikirkan dan merencanakan liburan saja sudah memberikan suntikan semangat bagi seseorang.

"Mengetahui berapa hari libur yang kamu punya dan apa yang akan kamu lakukan ketika liburan bisa membantumu membayangkan momen tersebut dan menyusun kebutuhan pengeluarannya," kata Whillans.

Percayalah, "memutuskan" hubungan dari pekerjaan meskipun hanya sejenak sudah bisa meningkatkan kebahagiaan dan mengurangi stres.

Baca juga: Ingin Liburan Aman di Tengah Pandemi, Cobalah Berkemah

4. Menonton video bernuansa alam
Bahkan dengan waktu sekitar 10 menit saja untuk menyaksikan video bernuansa alam yang menenangkan sudah cukup mendongkrak rasa bahagia.

Video-video tersebut bisa dengan mudah didapatkan dari internet lewat beberapa sumber.

Sebagai contoh, menurut sebuah studi dari University of California pada 2017, orang-orang yang menyaksikan konten dari "Planet Earth II", sebuah serial dari BBC tentang kehidupan alam liar, turut merasakan peningkatan rasa bahagia, kekaguman, hingga keingintahuan.

Video-video tersebut juga mampu menurunkan perasaan lelah, marah dan stres.

Baca juga: Nonton Film Sebagai Pelarian Stres Selama Pandemi

5. Menulis jurnal
Menulis jurnal juga diyakini bisa meningkatkan rasa bahagia.

"Karena menulis jurnal adalah cara untuk mendapatkan kontrol atas emosi kita," demikian seperti dijelaskan oleh University of Rochester.

Menulis jurnal bisa membantu mengelola kecemasan, mengurangi stres dan membantu menghadapi depresi.

Aktivitas ini juga diyakini dapat membuat seseorang merasa lebih nyaman dengan membantu memprioritaskan masalah, memberikan kejelasan tentang pemicu emosionalnya dan mengungkapkan beberapa pola pikir negatif.

Menurut Whillans, memprioritaskan waktu kerap berkaitan dengan kebahagiaan melebihi apa yang kita duga.

"Ternyata memiliki kontrol lebih besar terhadap waktu dan kebahagiaan tidak harus melibatkan keputusan besar, seperti berhenti dari pekerjaan atau pindah ke kota lain," ungkapnya.

Jika tidak percaya hal-hal kecil itu bisa berdampak terhadap kebahagiaanmu, mengapa tidak mencobanya saja?

Baca juga: Jangan Remehkan Manfaat Menulis Jurnal

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.