Kompas.com - 04/02/2021, 14:22 WIB
. SHUTTERSTOCK.

KOMPAS.com - Perceraian mungkin merupakan hal terburuk yang tak pernah dibayangkan dalam kehidupan pernikahan setiap manusia.

Kendati demikian, perceraian juga merupakan keniscayaan dalam hubungan dan dialami oleh banyak keluarga, tanpa peduli dengan usia pernikahannya. 

Perceraian bisa terjadi saat pernikahan masih seumur jagung, atau bisa pula ketika pernikahan telah terjalin bertahun-tahun dengan anak-anak yang sudah dewasa.

Baca juga: Suami Terbukti Selingkuh, Cerai atau Tidak?

Nah, ketika perceraian terjadi saat sebuah pasangan masih memiliki anak balita, apa yang harus dilakukan?

Ketika menjelaskan perceraian kepada balita, penting untuk kita menggunakan frasa dan istilah yang mereka pahami, dan jawablah setiap pertanyaan yang muncul.

Menjelaskan konsep perceraian kepada balita tentu merupakan perkaran yang tidak mudah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apalagi, mereka hanyalah anak-anak yang tidak memiliki banyak kosakata, dan bahkan tidak mengetahui arti perceraian.

Selain itu, mereka tidak mungkin memahami bagaimana sebuah keluarga ketika orangtua-nya tidak bersama.

Baca juga: Orangtua Cerai Bikin Anak Rentan Sakit, Benarkah?

Perceraian adalah hal sensitif bagi seorang anak, bahkan di segala tingkatan usia. Namun, khusus untuk  anak berusia balita tentu hal itu menjadi lebih sulit.

Orangtua harus sangat berhati-hati tentang bagaimana menyampaikannya kepada anak.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.