Kompas.com - 04/02/2021, 14:22 WIB

4. Jangan saling menyalahkan

Tidaklah sehat berdebat di depan anak, apalagi sampai menyampaikan bahwa orangtunya akan bercerai.

Juga, jangan menyalahkan pasangan karena menyebabkan perpisahan. Kamu juga tidak boleh membahas secara rinci tentang masalah lain di baliknya. 

Misalnya ada masalah keuangan dan perselingkuhan. Jangan beberkan, Sebab hal itu hanya akan membuat anak bingung dan kesal.

5. Yakinkan, perceraian bukan salah si anak

Ada kalanya,orangtua memutuskan untuk berpisah dan anak-anak lantas menyalahkan diri sendiri meskipun kamu tidak memberi tahu mereka.

Baca juga: Perlu Tahu, 5 Nasihat Pernikahan dari Mereka yang Pernah Bercerai

Seorang anak berusia dua tahun dapat mengira kamu bercerai hanya karena si anak tak membereskan mainan. Sesederhana itu.

Jadi, lugaslah dan katakan pada si kecil, perceraian ini bukan kesalahan dia. Lalu, beri tahu bahwa keputusan tersebut diambil oleh ayah dan ibu.

Kamu masih bisa sedikit menjelaskan bahwa terkadang mama dan papa tidak akur. Katakan bahwa kamu menyesal hal itu harus terjadi, dan tidak ada bisa dilakukan lagi.  

6. Jangan ungkap rincian

Saat anak ada, pastikan kamu tidak membahas masalah hukum atau keuangan. Semua detail ini bisa langsung masuk ke kepala anak.

Selain itu, akan lebih baik jika kamu tidak berbicara dengan sikap agresif dan amarah.

Rincian tentang siapa yang akan menjaga rumah dan menyimpan harta benda lainnya harus didiskusikan secara terpisah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.