Kompas.com - 05/02/2021, 11:18 WIB
Ilustrasi pornografi Thinkstock/AndreyPopovIlustrasi pornografi

Pada akhirnya, apa yang termasuk dalam perselingkuhan tergantung pada aturan dan batasan spesifik dari hubungan tertentu.

“Menonton film porno hanya dianggap selingkuh jika pasangan dengan jelas sepakat menonton bahwa film porno adalah hal yang dilarang,” kata Skyler.

Selain itu, penggunaan pornografi terkadang dapat menunjukkan masalah yang lebih besar dalam sebuah hubungan pernikahan.

Hal tersebut bisa terjadi ketika, seseorang secara konsisten menjadi memilih seks solo dengan pornografi daripada dengan pasangannya.

Atau, seseorang malah menjadi merasa bersalah, malu, marah, atau kecewa setelah berhubungan seks dengan pasangannya.

Baca juga: Pasanganmu Selingkuh Mikro? Cari Tahu dengan Cara Ini

"Penggunaan pornografi juga menjadi masalah bagi kita jika tayangan porno tersebut mengganggu kesejahteraan finansial, emosional, atau sosial," sambung Caitlin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika kita mulai berekspektasi kehidupan seks dalam kehidupan nyata, seperti apa yang terlihat dalam film, maka seketika kita menjadi bermasalah. 

Atau, jika kita memerankan kembali hal-hal yang pernah dilihat di film porno, alih-alih menanyakan apa yang diinginkan pasangan kita. Ini pun merupakan masalah. 

“Ini semua menunjukkan bahwa penggunaan pornografi seseorang telah tumbuh di luar kendali, dan perlu ditangani,” kata Caitlin.

Sehingga perlu dipahami, meski memang menonton film porno tidak inheren dengan perselingkuhan, tapi kebiasaan ini bisa menjadi masalah yang rumit dalam pernikahan.

Komunikasi yang terbuka dan jujur dengan pasangan tentang pornografi, dan bagaimana pengaturannya, dapat sangat membantu membuat keduanya berada pada ekspektasi yang sama.

Halaman:


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.