Kompas.com - 05/02/2021, 22:45 WIB
Ilustrasi memakai skin care. Photo by Ekaterina Bolovtsova from PexelsIlustrasi memakai skin care.

KOMPAS.com - Rutin memakai produk perawatan dapat membantu menjaga kulit tetap sehat dan cerah. Selain itu, ada pula produk yang bisa mengatasi masalah kulit.

Dalam memilih produk perawatan kulit, mungkin beberapa orang masih ada yang merasa bingung. Apakah harus memakai produk yang dijual di pasaran atau dari dokter?

Mengenai hal ini, dr Ruri D. Pamela, SpKK memberikan jawabannya. Dia menjelaskan, produk perawatan kulit terbagi menjadi dua yaitu obat dan kosmetik.

Produk perawatan kosmetik adalah produk yang dijual di pasaran. Sedangkan produk perawatan obat berasal dari resep dokter.

"Skin care medication itu adalah obat dan hanya digunakan apabila kulit mengalami masalah, bukan untuk perawatan sehari-hari."

Demikian yang diungkap Ruri dalam Instagram Live Stylo Indonesia bersama id.derms, Jumat (5/2/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Catat, Ini Urutan Pakai Skin Care agar Hasilnya Efektif

Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk produk perawatan kulit kategori obat, penggunaannya hanya dalam jangka waktu tertentu hingga masalah kulit teratasi.

Ruri menegaskan, sama seperti obat oral, obat oles apabila digunakan terus-menerus bisa menimbulkan efek samping.

Sebab obat dapat mengubah fungsi jaringan tubuh, dalam hal ini kulit, jika digunakan berlebihan.

"Jadi kalau masalahnya hilang, perawatan kulitnya harus diganti dengan produk yang lebih ringan, yang banyak dijual di pasaran," katanya.

Ruri mengungkapkan, untuk perawatan sehari-hari, tak masalah untuk memakai produk yang banyak dijual di pasaran.

Tapi harus memerhatikan kandungan dan jenis kulit. Pilihlah produk perawatan yang sesuai dengan jenis kulit.

Jadi sebelum memakainya, penting untuk mengetahui jenis kulit. Selain itu, pastikan produk perawatan sudah terdaftar di Badan POM sehingga aman digunakan.

"Lalu jika ada masalah seperti peradangan, timbul merah-merah, jerawat enggak sembuh-sembuh dan makin banyak, baru ke dokter untuk dapat pengobatan," ujar Ruri.

Menurutnya, peradangan sekecil apapun pada kulit tidak boleh dianggap sepele dan harus diobati. Ketika sudah teratasi, lanjutkan perawatan dengan produk yang dijual di pasaran.

"Bisa juga pakai krim dokter sekaligus skin care yang dijuak di pasaran. Tapi harus konsultasi dulu ke dokter karena mungkin ada kandungan-kandungan yang tidak bisa digabung," pungkas Ruri.

Baca juga: Cara Memilih Bahan Skin Care Sesuai Tipe Kulit, Sudah Tahu?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.