BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Oppo

Virtual Dating, Solusi Kencan Aman dan Antiribet di Masa Pandemi

Kompas.com - 08/02/2021, 19:55 WIB
Ilustrasi kencan virtual Dok. Oppo IndonesiaIlustrasi kencan virtual
|

 

KOMPAS.com – Ada yang berbeda dengan gaya berkencan di masa pandemi virus corona. Sebelumnya, sejoli bisa leluasa menentukan waktu dan tempat pertemuan. Kini, hal tersebut tak mungkin untuk dilakukan.

Segala aktivitas tatap muka dan berpotensi menimbulkan kontak fisik berisiko menularkan Covid-19. Padahal, interaksi, seperti bergandengan tangan dan pelukan menjadi kebutuhan dalam hubungan asmara.

Akibatnya, dilansir dari Wired, Rabu (29/4/2020), jutaan orang mengalami “kelaparan kulit” akibat kehilangan kontak fisik selama physical distancing.

Peneliti dari Touch Research Institute di Universitas Miami Tiffany Field menuturkan, kelaparan kulit terjadi akibat tidak terpenuhinya kebutuhan biologis, seperti sentuhan. Pasalnya, sentuhan memiliki manfaat bagi fisik maupun emosional manusia. Jika hal itu dirampas, kesehatan jadi taruhannya.

Untuk membuktikan manfaat dari sentuhan, Field lantas mencontohkan metode skin to skin yang selalu dijadikan intervensi dalam penanganan kasus bayi prematur di unit perawatan intensif neonatal (NICU). Bahkan, metode interaksi fisik tersebut juga pernah membantu pasien HIV dan kanker.

Terkait situasi pandemi, Field mengatakan, sentuhan berperan penting dalam pembentukan sistem kekebalan tubuh. Ini dikarenakan kontak fisik dapat mengurangi kadar kortisol—hormon penyebab stres.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sentuhan kulit merangsang sensor untuk mengirim pesan ke vagus (saraf di otak). Saat aktivitas vagal meningkat, sistem saraf melambat, detak jantung dan tekanan darah menurun, serta gelombang otak menunjukkan relaksasi. Kadar hormon stres, seperti kortisol, juga menurun,” jelasnya.

Bagi pasangan kekasih, sentuhan bisa memperkuat ikatan satu sama lain karena adanya pelepasan oksitosin alias hormon cinta saat kontak fisik itu terjadi. Efek lainnya, masing-masing pribadi akan merasa lebih tenang, bahagia, dan waras.

Alternatif kencan tatap muka

Sentuhan memang jadi kebutuhan biologis. Akan tetapi, kontak fisik terlalu riskan bila tetap dilakukan di masa pandemi. Karenanya, Field merekomendasikan pemanfaatan teknologi guna mengurangi dampak kelaparan kulit.

“Teknologi tidak bisa menggantikan kontak fisik. Namun, setidaknya cara itu membantu orang untuk menjaga hubungan sosial,” jelasnya.

Perihal asmara, pemanfaatan teknologi terlihat dari tren virtual dating yang muncul di masa pandemi. Survei Virgin Media yang dimuat Express UK, Rabu (27/10/2020), menemukan bahwa kencan virtual mengalami peningkatan hingga 36 persen selama masa physical distancing.

Penelitian itu juga menemukan bahwa 55 persen dari 1.000 data yang disurvei merasakan hubungan asmara mereka berkembang lebih cepat saat kencan virtual ketimbang kencan secara langsung.

Selain untuk menjaga hubungan dengan pasangan maupun gebetan tetap terkoneksi, kencan virtual punya kelebihan lain yang belum tentu didapat saat kencan in real life (IRL).

Dari segi waktu, kencan virtual hanya membutuhkan waktu rata-rata 60 menit. Durasi ini jauh lebih cepat dibandingkan kencan tatap muka yang biasanya memakan waktu 86 menit.

Secara biaya, pasangan yang melakukan virtual dating dapat menghemat pengeluaran karena tidak perlu biaya makan dan transportasi.

Terakhir, virtual dating adalah jenis kencan yang antiribet. Sebab, orang tak perlu pusing memikirkan kostum dan riasan seperti kencan tatap muka.

Lebih dari itu, pakar kencan dan Wakil Presiden Dating.com Maria Sullivan mengatakan, virtual date memungkinkan seseorang makin bisa mengenal pasangan apa adanya. Dengan demikian, hubungan yang terjalin tidak hanya mengandalkan ketertarikan seksual semata.

Kelebihan lainnya, virtual dating memberikan banyak kemungkinan pasangan mencoba hal-hal baru. Psikolog hubungan Gary W Lewandowski Jr, PhD mengatakan, melakukan aktivitas baru, menarik, dan menantang dapat membantu Anda dan pasangan menjadi pribadi yang lebih baik untuk satu sama lain.

Kamera Oppo Reno5 dibekali sederet fitur baru yang dapat menghasilkan gambar dan rekaman berkualitas baik. Dok. Oppo Indonesia Kamera Oppo Reno5 dibekali sederet fitur baru yang dapat menghasilkan gambar dan rekaman berkualitas baik.

Biar virtual dating bisa gereget

Meski dipisahkan jarak—baik itu zona waktu atau jarak fisik karena pandemi—kamu dan pasangan harus tetap menciptakan kemesraan agar hubungan makin gereget.

Jika biasanya kencan hanya diisi dengan mengobrol, tak ada salahnya kamu dan pasangan memasukkan aktivitas mengasyikkan. Dengan begitu, hubungan bisa kian romantis.

Berikut deretan aktivitas seru yang bisa kamu lakukan bersama pasangan saat kencan virtual.

1. Masak dan makan bareng

Saat kencan di bar atau restoran, kamu dan pasangan dapat dengan mudah menemukan topik obrolan, baik hidangan, suasana tempat, maupun penampilan pengunjung lain.

Hal tersebut tidak akan ditemui pada kencan virtual. Meski begitu, kamu bisa menyiasatinya dengan memasak sekaligus makan bersama pasangan dari rumah masing-masing. Akan ada banyak peluang interaksi selama prosesnya, mulai dari menyiapkan bahan, eksekusi, hingga makan.

Agar tidak repot, sebaiknya susun rencana dua kegiatan tersebut dengan pasangan jauh-jauh hari. Selain iti, tak ada salahnya mencoba memasak hidangan favorit bersama atau membuat ulang menu saat kencan pertama.

2. Streaming film bareng

Menonton merupakan salah satu aktivitas yang jamak dilakukan sepasang kekasih saat kencan. Meski berjarak, hal ini tetap bisa kamu lakukan bersama pasanganmu saat kencan virtual.

Saat ini, beberapa penyedia layanan streaming yang menawarkan fitur menonton bersama secara real time. Nah, kamu dan pasangan bisa manfaatkan platform ini.

3. Abadikan momen kebersamaan dengan cara unik

Tiap detik begitu berharga bagi sejoli yang tengah dimabuk kasih. Tak jarang, baik pria maupun wanita kerap terlihat sibuk mengabadikan momen bersama saat kencan.

Terlebih, ponsel pintar dengan kamera mumpuni dan dilengkapi fitur pendukung tak sulit ditemui. Salah satunya, Oppo Reno5 yang dibekali tiga fitur teranyar.

Pertama, AI Mixed Portrait. Fitur berbasis artificial intelligence (AI) itu memungkinkan pengguna menggabungkan dua video sekaligus, yaitu video yang berjalan pada latar belakang dengan video portrait.

AI Mixed Portrait memiliki dua mode artistik yang dapat dipilih sesuai selera, yakni mode blend dan siluet. Fitur ini bisa digunakan untuk mengabadikan momen spesial kencan virtual kamu dan pasangan.

Pengoperasian AI Mixed Portrait pun cukup mudah karena fitur ini sudah tersedia di aplikasi kamera. Selanjutnya, kamu tinggal rekam video latar belakang dan video dengan obyek manusia. Setelah itu, Oppo Reno5 akan langsung menggabungkan kedua video tersebut menjadi satu video artistik berefek double exposure berdurasi 15 detik.

Hasil gambar yang dihasilkan dari penggunaan fitur AI Mixed Portrait pada Oppo Reno5.Dok. Oppo Indonesia Hasil gambar yang dihasilkan dari penggunaan fitur AI Mixed Portrait pada Oppo Reno5.

Kedua, Dual-view Video. Fitur ini memungkinkan pengguna menjalankan perekaman ganda melalui kamera depan dan belakang secara bersamaan. Dengan kata lain, kamu tidak perlu takut kehilangan momen berharga bersama pasangan.

Terakhir, AI Highlight Video. Dengan dua algoritma kecerdasan buatan, yaitu Ultra Night Video dan Live High Dynamic Range (HDR) yang mampu mendeteksi cahaya secara otomatis sehingga hasil tangkapan terlihat jernih dan lebih hidup.

Dalam kondisi minim cahaya, kamera akan mengaktifkan algoritma Ultra Night Video sehingga video yang dihasilkan tetap terlihat cerah, tajam, dan alami.

Sebaliknya, saat latar belakang memiliki cahaya kuat, Live HDR akan otomatis bekerja untuk menyeimbangkan obyek dan latar belakang. Mode ini cocok digunakan untuk merekam momen-momen yang dilakukan di ruang terbuka yang sarat akan cahaya alias berpotensi backlight. Misalnya, di pantai atau gunung dalam situasi matahari terbenam atau tenggelam.

Selain untuk kebutuhan videografi, Oppo Reno5 juga dilengkapi sederet fitur lain yang dapat menunjang aktivitas pengguna.

Salah satunya adalah fitur Near-Field-Communication (NFC) yang mendukung aktivitas pembayaran digital. Kemudian, fitur 50W Flash Charging yang memungkinkan baterai terisi hingga 100 persen dalam waktu 48 menit.

Untuk memberikan kenyamanan visual, layar Oppo Reno5 menggunakan teknologi AMOLED dengan bentang diagonal 6,4 inci dan refresh rate 90 Hz. Sementara dari sisi tampilan, ponsel pintar ini memiliki desain Diamond Spectrum yang mampu menampilkan ribuan warna.

Oppo Reno5 memiliki desain Diamond Spectrum yang mampu menampilkan ribuan warna.Dok. Oppo Indonesia Oppo Reno5 memiliki desain Diamond Spectrum yang mampu menampilkan ribuan warna.

Jika tertarik menjajal kemampuan Oppo Reno5, kamu bisa dapatkan ponsel pintar ini dengan harga Rp 4.999.000.

Selain itu, dalam rangka menyambut Hari Valentine, kamu juga berkesempatan mendapatkan 3in1 Giftbox selama periode Senin (8/2/2021) hingga Minggu (14/2/2021). Ini berlaku untuk setiap pembelian Oppo Reno5 maupun Oppo Reno5 5G.

Untuk informasi lebih lanjut tentang fitur dan spesifikasi Reno5, kamu bisa dapatkan dengan mengunjungi situs resmi Oppo Indonesia.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.