Kompas.com - 09/02/2021, 15:18 WIB
Ilustrasi puasa menurunkan berat badan Ilustrasi puasa menurunkan berat badan
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Sebagai salah satu bentuk diet yang populer beberapa tahun terakhir, diet intermiten atau puasa kerap dijadikan "senjata" banyak orang untuk menurunkan berat badan.

Pada dasarnya, diet intermiten tidak menjamin penurunan berat badan, namun membuat kita mengonsumsi kalori yang lebih sedikit, yang akhirnya membantu menurunkan berat badan.

Ada beberapa jenis diet intermiten, namun umumnya pelaku diet ini menerapkan tiga jadwal umum, yaitu diet selang-seling, diet seharian penuh, atau diet dengan menerapkan batasan waktu.

Baca juga: Diklaim Efektif Menurunkan Berat Badan, Ini 4 Metode Puasa Intermiten

Melanie Boehmer, ahli diet terdaftar di Lenox Hill Hospital, New York, Amerika menganjurkan diet intermiten dengan batasan waktu 16:8 bagi pemula.

Dengan format 16:8, artinya kita berpuasa selama 16 jam dan hanya makan di rentang waktu delapan jam dalam sehari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akan tetapi jika kita sudah menerapkan diet intermiten namun tidak kunjung melihat perubahan pada tubuh, bisa jadi kita merasa frustasi.

Apalagi, setelah mengukur berat badan di atas timbangan, dan menyadari berat badan kita hanya sedikit berkurang, atau bahkan tidak berkurang sama sekali.

Baca juga: Mengenal Intermittent Fasting, Pola Diet untuk Turunkan Berat Badan

Setidaknya, terdapat tiga alasan yang bisa menjelaskan mengapa kita gagal menurunkan berat badan setelah menjalani diet intermiten. Apa saja?

1. Mengonsumsi kalori terlalu banyak

Menurut Boehmer, kita sebaiknya menuliskan jurnal makanan sebelum memulai jenis diet apa pun.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.