BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Tokopedia

Beri Efek Bahagia, Ini Saatnya Berbagi di Perayaan Imlek dan Valentine

Kompas.com - 10/02/2021, 17:03 WIB
Ilustrasi gift card ShutterstockIlustrasi gift card

KOMPAS.com - Momen spesial Tahun Baru Imlek dan Valentine tahun ini harus dirayakan dengan cara berbeda. Pasalnya, pandemi Covid-19 masih belum berlalu.

Sebelumnya, kedua perayaan itu sarat dengan tradisi kumpul-kumpul. Masyarakat yang merayakan Imlek, misalnya, melakukan tradisi kumpul keluarga dan memberikan amplop pada kerabat yang belum menikah. Ada pula pertunjukan barongsai dan kembang api di beberapa tempat yang menarik untuk dikunjungi.

Sementara itu, perayaan Valentine biasanya dilakukan oleh anak-anak muda. Mereka bertemu teman atau orang terkasih untuk saling bertukar kado berupa cokelat, bunga, dan permen.

Kini, tradisi yang biasanya dilakukan secara tatap muka seperti itu harus dihindari sementara untuk mencegah penularan Covid-19 yang beberapa waktu belakangan terus menunjukkan angka peningkatan drastis.

Baca juga: Ini Produk Makanan dan Minuman Paling Banyak Dicari di Tokopedia

Pemerintah juga sudah mengimbau, khususnya pada masyarakat keturunan Tionghoa, untuk merayakan Imlek secara bijak. Sebagai gantinya, tradisi silaturahmi diminta dilakukan secara virtual.

Meskipun kondisi pandemi, esensi dan semarak kebahagiaan perayaan Imlek dan Valentine tak dapat dihilangkan. Terlebih, berbagi kebahagiaan dengan orang-orang terdekat masih bisa dilakukan lewat berbagai cara.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemberian angpao, misalnya, masih bisa dilakukan lewat aplikasi perbankan maupun dompet digital. Sementara, menonton barongsai bisa dilakukan dengan memanfaatkan berbagai aplikasi digital.

Demikian juga dengan perayaan Valentine. Acara saling bertukar kado tetap dapat dilakukan dan dikirim lewat aplikasi belanja online.

Baca juga: Tahan Banting di Tengah Pandemi, Investasi Reksa Dana Tetap Positif

Oleh sebab itu, situasi pandemi tak boleh menghentikan tradisi berbagi dengan sesama. Lagi pula, berbagi juga memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan mental.

Penelitian Ed O’Brien dan Samantha Kassirer yang dimuat pada jurnal Psychological Science (2018) membuktikan hal itu.

Penelitian itu berisikan eksperimen yang dilakukan terhadap mahasiswa di Universitas Chicago, Amerika Serikat (AS). Para mahasiswa yang menjadi partisipan penelitian diberikan uang sebanyak 5 dollar AS setiap hari selama lima hari.

Mereka diizinkan untuk menghabiskan sejumlah uang tersebut sesuka hati. Uang bisa dihabiskan untuk diri sendiri atau diberikan kepada orang lain lewat donasi atau pemberian tip.

Baca juga: Tokopedia Catat Kenaikan Transaksi Penjualan Makanan dan Minuman 3 Kali Lipat

Setelah lima hari, partisipan diminta menceritakan apa yang mereka rasakan. Hasilnya, partisipan yang menghabiskan uangnya untuk orang lain merasakan kebahagiaan yang lebih lama daripada partisipan yang membelanjakan untuk dirinya sendiri.

“Penelitian kami mengungkapkan bahwa memberikan hadiah dapat menimbulkan perasaan bahagia dan gembira, bahkan sampai mendorong untuk melakukan hal serupa kembali,” jelas O’Brien, seperti dikutip dari psychologicalscience.org, Kamis (20/12/2018).

Penjelasannya seperti berikut. Saat seseorang menerima pemberian, kata O’Brien, ia akan fokus pada apa yang diterimanya. Contohnya, karyawan yang terbiasa menerima gaji sebagai upah kerjanya. Karyawan cenderung memperhatikan besaran gaji yang diterima ketimbang merasakan pengalaman saat menerimanya.

“Sebaliknya, ketika memberi, seseorang tidak akan fokus terhadap apa yang diberikan, tetapi pada pengalaman unik saat memberi. Hal ini memicu kebahagiaan,” jelas O’Brien.

Baca juga: Gandeng BTS dan BLACKPINK sebagai Brand Ambassador, Ini Alasan Tokopedia

Makna berbagi

Selain memberi efek bahagia, berbagi dapat memperkuat hubungan dengan sesama. Melansir Pixajoy.com, Kamis (5/12/2019), ada tiga alasan memberi menjadi hal penting untuk dilakukan.

Pertama, sebagai ekspresi kasih. Terkadang, ungkapan cinta tak selalu dibuktikan lewat kata-kata, tetapi sebuah tindakan. Salah satu bahasa cinta tersebut bisa diungkapkan melalui pemberian hadiah.

Sesuatu yang diberikan pun tak harus mahal. Kado sederhana, seperti buku, bingkai foto, atau sebatang cokelat, bisa menumbuhkan ikatan emosional yang kuat antara pemberi dan penerima.

Kedua, bentuk penghargaan kepada orang yang disayangi dan hormati. Saat partner, teman, atau keluarga berhasil melakukan sebuah pencapaian, Anda bisa memberikan hadiah sebagai apresiasi atas usaha yang telah dilakukan.

Baca juga: Tokopedia Ungkap Tren Hobi dari Jenis Barang yang Banyak Dibeli Selama Pandemi

Misalnya, memberi hadiah mainan untuk anak-anak atau mentraktir teman makan di restoran karena telah menemani Anda bepergian.

Selain itu, Anda juga bisa memberikan hadiah untuk menunjukkan penghargaan kepada atasan atau rekan kerja.

Ketiga, melatih kepekaan sosial. Berbagi pada masa sulit seperti di tengah pandemi saat ini merupakan salah satu momentum untuk melatih kepedulian terhadap sesama.

Hal tersebut bisa dilakukan lewat cara sederhana. Membuat sebuah gerakan donasi, misalnya. Anda bisa mengajak teman-teman terdekat untuk ikut berdonasi.

Baca juga: Ini Catatan Tokopedia Sepanjang 2020

Selanjutnya, dana yang terkumpul dapat dialokasikan untuk melakukan kegiatan sosial, seperti berbagi nasi bungkus untuk orang di sekitar yang berkebutuhan atau sembako bagi yang mengalami musibah.

Berbagi secara aman di tengah pandemi

Berbagi dengan sesama sebetulnya dapat dilakukan kapan saja tanpa perlu menunggu momentum khusus. Siapa pun dapat melakukannya selagi masih ada kesempatan.

Namun, karena sebentar lagi bertepatan dengan momentum perayaan Imlek dan Valentine, tak ada salahnya Anda ikutan berbagi.

Akan tetapi ingat ya, cari cara alternatif yang aman untuk meminimalisasi penyebaran virus corona. Kalau mau yang berbeda dan istimewa, gift card dan kado emas Tokopedia bisa jadi pilihan.

Baca juga: Digitalisasi Pasar Rakyat, Kemendag gandeng Tokopedia

Adapun digital gift card Tokopedia adalah semacam kupon yang dapat di-redeem menjadi OVO Point. Usai ditukar, penerima gift card tersebut bisa bertransaksi apa saja di Tokopedia menggunakan OVO Point, mulai dari belanja produk, isi pulsa, token listrik, beli tiket kereta, hingga bayar berbagai tagihan.

Sementara, kado emas Tokopedia bisa Anda jadikan kado istimewa semudah transfer antar rekening. Caranya pun mudah. Pilih kado emas di halaman Tokopedia Emas, kemudian tentukan nominal gram emas yang akan dikirim serta memastikan nomor ponsel penerima telah terdaftar di Tokopedia.

Setelah itu, Anda bisa menulis pesan di laman tersebut untuk penerima kemudian mengirimkannya. Secara otomatis saldo emas penerima akan bertambah. Mudah bukan?

Dengan kado emas, Anda atau teman yang diberikan tak perlu menyimpan emas di rumah serta mengeluarkan biaya perawatan dan penyimpanan emas di safe deposit box. Risiko kehilangan fisiknya pun lebih kecil.

Baca juga: Tokopedia Catat Pembelian Asuransi Gadget Naik 70 Kali Lipat dalam 2 Tahun

Sembari menabung emas, Anda bisa mengecek pergerakan harga emas karena Tokopedia memiliki fitur grafik harga emas hari ini secara real-time.

Yuk berbagi kebahagiaan saat Tahun Baru Imlek dan Valentine melalui Tokopedia. Klik tautan ini untuk informasi lebih lengkap tentang gift card dan tautan ini untuk kado emas Tokopedia.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya