Kompas.com - 10/02/2021, 17:50 WIB
Ilustrasi Susu Kedelai ShutterstockIlustrasi Susu Kedelai

KOMPAS.com - Belakangan ini mengganti susu sapi dengan susu nabati menjadi populer. Bagi mereka yang memiliki alergi susu sapi atau ingin mengubah pola makan vegetarian, ada banyak alternatif "susu" yang bisa dicoba.

Menurut ahli diet terdaftar Jaclyn London, MS, RD, CDN, susu berbahan dasar kacang, biji, dan legume (kacang polong dari tumbuhan) mengandung jumlah protein dan serat yang bervariasi karena bahan utamanya dicampur air.

Percampuran bahan-bahan tersebut bisa mengandung sekitar 100 kalori atau kurang, tergantung takarannya.

Banyak susu alternatif atau susu nabati yang memiliki harga lebih mahal ketimbang  susu hewani, namun harganya mungkin sepadan dengan manfaat yang bisa didapat.

London menyarankan kita untuk tidak terjebak dalam iming-iming pemasaran di kemasan produk.

Baca juga: Tanda-Tanda Intoleransi Laktosa yang Harus Diwaspadai

Produk susu nabati di pasaran banyak yang mengandung gula tambahan, sehingga kita perlu memeriksa kandungan gizi di kemasan produk dengan teliti sebelum membelinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika memilih produk susu nabati, perhatikan beberapa hal ini:

- Mengandung sedikitnya 7-8 gram protein per porsi

- Menggunakan sedikit bahan

- Mencantumkan kata "tanpa pemanis" atau "0 gram gula tambahan"

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.