Kompas.com - 11/02/2021, 06:36 WIB
Ilustrasi keluarga sedang menikmati mi sajian khas Imlek. UNSPLASH/GALEN CROUTIlustrasi keluarga sedang menikmati mi sajian khas Imlek.

Namun pada akhirnya, hidangan Imlek adalah sesuatu yang tersaji hanya satu tahun sekali dan biasanya dihadirkan untuk melengkapi momen kebersamaan dengan keluarga.

Jadi, menurut dokter yang juga berpraktik di Sawo15 Menteng, konsumsi makanan khas Imlek boleh-boleh saja asalkan dalam porsi wajar dan kembali menerapkan pola hidup sehat setelah momen Imlek usai.

Selain itu, penderita diabetes sebaiknya menghindari makanan manis atau mengganti gula dengan gula khusus diabetes, serta mengecek kadar gula darah secara rutin.

Untuk membakar kalori yang sudah dikonsumsi, selingi juga dengan aktivitas olahraga.

"Kalau makannya sudah banyak, otomatis makanan tersebut harus kita keluarkan kalau tidak mau jadi gemuk badannya. Jadi olahraga mesti ditingkatkan," ungkap Raissa.

Baca juga: 7 Makanan Khas Imlek yang Membawa Keberuntungan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.