Kompas.com - 11/02/2021, 21:21 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Perilaku manipulatif adalah salah satu penyebab sebuah hubungan percintaan menjadi beracun atau toxic.

Pasalnya, perilaku manipulatif ini dapat membuat seseorang tidak sadar bahwa dirinya sedang dimanfaatkan untuk sesuatu hal dengan menggunakan embel-embel cinta.

Seorang psikolog dari Yayasan Pulih, Ika Putri Dewi M.Psi mengatakan, korban dari perilaku manipulatif biasanya sulit menolak permintaan pelaku karena adanya tekanan fisik maupun psikis.

Di samping itu, pelaku juga kerap menanamkan keraguan pada korban yang dimanipulasi agar dia tidak bisa berpikir dengan jernih dalam memutuskan sesuatu.

"Korban akan merasa bingung karena kekaburan terhadap persepsinya dengan nilai-nilai tertentu yang sudah ditanamkan oleh pasangannya," terangnya saat online talkshow bersama Magdalene.co, Rabu (10/2/2021).

Baca juga: Kenali, 7 Tanda Toxic Relationship dan Cara Mengatasinya

Sebagian besar, perilaku manipulatif ini terjadi pada relasi yang tidak setara di dalam suatu hubungan dan kerap menempatkan perempuan sebagai korban.

Menurut Ika, hal ini dipengaruhi juga oleh persepsi yang tidak setara antara laki-laki dan perempuan, yang sudah bertumbuh lama di tengah masyarakat.

Ketimpangan ini membuat laki-laki menjadi individu yang lebih berkuasa. Sementara perempuan sebagai individu yang harus selalu memenuhi keinginan laki-laki.

"Nah, individu yang paling berkuasa dalam suatu hubungan akan menggunakan cinta dan harapan untuk memanipulasi pasangannya," jelasnya.

"Setelah keburukannya terungkap, pelaku akan kembali memberikan cinta dan harapan atau janji untuk menutupi perilakunya yang manipulatif," sambung dia.

Baca juga: 7 Tanda Hubungan Asmara Beracun, dan Harus Diakhiri

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.