Kompas.com - 15/02/2021, 06:27 WIB
Ilustrasi rambut menipis yang memicu kebotakan. PIXABAY/KALHHIlustrasi rambut menipis yang memicu kebotakan.

KOMPAS.com - Rambut rontok adalah "bencana" bagi perempuan maupun laki-laki. Namun, kasus rambut menipis yang berujung pada kebotakan cenderung lebih sering kita lihat pada laki-laki.

Rambut menipis dapat memengaruhi penampilan seseorang. Kabar baiknya, kondisi ini bisa dicegah dengan menghindari sejumlah kebiasaan buruk berikut:

1. Terlalu banyak pakai sampo
Banyak orang mungkin berpikir semakin sering keramas atau semakin banyak menggunakan sampo, maka rambut akan lebih bersih.

Namun kenyataannya, kebiasaan inilah yang justru bisa bikin rambutmu mudah kering dan rapuh. Pada akhirnya, jika terjadi secara berkepanjangan, kondisi tersebut juga bisa menyebabkan rambut menipis.

Untuk mengatasinya, cobalah mengurangi frekuensi keramas agar folikel rambut lebih aman.

Gunakan sampo yang melembapkan dan ikuti dengan penggunaan conditioner untuk mencegah rambut menipis.

Baca juga: Sama-sama Membuat Rambut Menipis, Apa Beda Hair Fall dan Hair Loss?

2. Selalu menyisir setelah keramas
Tak sedikit orang yang langsung menyisir rambut selesai keramas.

Sayangnya, kebiasaan itu justru bisa bikin rambut cepat menipis.

Setelah keramas, istirahatkan rambut dan biarkan kering dengan diangin-angin, sebelum akhirnya menyisir rambut.

Gunakan sisir bergigi jarang untuk mengurai rambut untuk mencegah kerontokan.

Baca juga: Apakah Cara Anda Sisir Rambut Sudah Benar?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X