Kompas.com - 15/02/2021, 14:14 WIB
Ilustrasi rupiah Shutterstock/MelimeyIlustrasi rupiah

KOMPAS.com - Resume-mu sudah tersusun rapi, surat lamaran pun sangat bagus. Lalu, profil di media sosial sudah disesuaikan dengan sempurna.

Kemudian, kamu sudah mampu melewati beberapa tahapan wawancara untuk mendapatkan sebuah posisi di perusahaan.

Namun, ketika tiba saatnya untuk menegosiasikan gaji, kamu gagal. Proses pun terhenti. Apa yang kemungkinan terjadi dalam keadaan seperti itu?

Baca juga: Cara Jawab Pertanyaan soal Gaji Saat Wawancara Kerja

"Sebenarnya jika seorang kandidat sudah berhasil mencapai tahap negosiasi gaji, maka dapat dipastikan orang tersebut adalah kandidat yang diperhitungkan,"  kata Julie Titterington, Chief Culture Officer di MerchantMaverick.com.

Nah, dalam kegagalan semacam itu, mungkin masih segar di ingatan, apa saja yang mungkin menjadi kesalahan, atau kekeliruan apa yang kita buat.

Harapannya, sesi perenungan dan identifikasi semacam itu dapat digunakan sebagai pengalaman agar sukses pada kesempatan di lain waktu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Keuntungan Membicarakan Besaran Gaji dengan Teman Kerja

 Ada beberapa hal yang harus kita pertimbangkan dalam kegagalan pada sesi negosiasi gaji.

1. Jangan tersinggung

“Terkadang tersinggung adalah hal pertama yang terjadi ketika calon pemberi kerja tidak menawarkan gaji yang diharapkan kepada kandidat.”

Demikian dikatakan Dan Kelly, pendiri dan mitra senior di The Negotiator Guru.

“Tinggalkan emosi. Sebagai sebuah bisnis, perusahaan melihat negosiasi dari perspektif biaya dan manfaat," sebut Kelly. 

"Mereka mungkin dibatasi oleh anggaran atau memiliki seseorang yang memenuhi syarat yang akan bekerja baik dengan tingkat gaji yang ditawarkan."

Baca juga: Gaji Turun? Hati-hati, Bisa Sebabkan Penurunan Kinerja Otak

"Ini tidak berarti kamu tidak memiliki keterampilan, atau tidak membawa banyak keuntungan atau sebanyak kandidat lainnya," kata Kelly.

2. Tanyakan kenapa gagal

Bicaralah dengan pihak perusahaan, manajer perekrutan misalnya, secara langsung. Lalu, tanyakan alasan mengapa negosiasi gajimu gagal. 

"Lalu, cobalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang hierarki gaji perusahaan," kata Charles McMillan, pendiri Stand with Main Street.

“Sebab, beberapa perusahaan telah menetapkan kisaran gaji per tingkat kelas pekerjaan,” kata McMillan.

3. Lakukan riset gaji lagi

Kamu mungkin telah meneliti besaran gaji sebelum mencoba bernegosiasi, dan itu bagus. Tetapi, kamu mungkin melewatkan sesuatu hal.

Baca juga: Salahkah Pasang Standar Gaji Tinggi untuk Calon Suami?

“Lakukan sedikit riset tentang kompensasi rata-rata untuk posisimu, pastikan untuk memungkinkan ekonomi area tertentu di mana kamu melamar,” kata Julie Titterington.

“Jika kamu terbiasa dengan gaji di satu kota besar, kamu mungkin akan gagal untuk mendapatkan besaran yang sama di kota kecil lain."

"Selama riset ulang, kamu mungkin bisa menemukan bahwa kamu sudah menilai diri terlalu tinggi, dan itu adalah kenyataan yang mungkin sulit untuk dihadapi," ungkap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.