Kompas.com - 18/02/2021, 13:39 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Menjaga daya tahan tubuh termasuk salah satu kunci untuk mencegah infeksi Covid-19. Sejumlah vitamin bisa memberikan manfaat untuk meningkatkan imunitas.

Kita dapat memperoleh vitamin C, D, K, atau seng (zinc) dari suplemen, makanan utuh, atau paparan sinar matahari.

Studi terbaru menunjukkan, melengkapi tubuh dengan vitamin dan mineral esensial dapat membantu melawan Covid-19.

Baca juga: Peneliti Sebut Vitamin C dan Zinc Tak Terbukti Mengurangi Gejala Covid-19

1. Vitamin K

Vitamin K dikenal karena fungsinya terhadap kesehatan kardiovaskular, tetapi para peneliti menemukan vitamin ini juga bermanfaat untuk mengobati Covid-19.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim dari Bispebjerg Hospital di Denmark mengungkap bahwa pasien yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19 memiliki kadar vitamin K yang rendah.

Sebagai catatan, kekurangan vitamin K adalah salah satu faktor yang dapat memprediksi tingkat kematian lebih tinggi pada pasien Covid-19.

Di samping itu, masalah utama pasien Covid-19 adalah gagal bernapas, namun hasil lain yang dicatat adalah trombosis atau pembentukan gumpalan darah.

Baca juga: 12 Makanan yang Mengandung Vitamin K Tinggi

Sebuah studi dari para peneliti di Canisius Wilhelmina Hospital di Belanda menunjukkan, tingkat vitamin K yang optimal berperan dalam pencegahan penggumpalan darah dan kesehatan paru-paru.

Studi tersebut menunjukkan, dengan meningkatkan asupan vitamin K, maka pasien bisa hidup lebih baik saat melawan Covid-19.

Ilustrasi makanan yang menjadi sumber vitamin D.iSTOCK/yulka3ice Ilustrasi makanan yang menjadi sumber vitamin D.

2. Vitamin D

Vitamin D dapat membantu memperkuat tulang serta memainkan peran penting dalam pertahanan tubuh terhadap Covid-19.

Surat terbuka yang ditandatangani lebih dari 100 pakar sains, kesehatan, dan medis mengklaim, asupan vitamin D dapat menurunkan infeksi Covid-19, rawat inap, dan kematian karena virus tersebut.

Para ahli menjelaskan, kekurangan vitamin D dapat dikaitkan dengan penurunan respons imun.

Oleh karena itu, meningkatkan kadar vitamin D terutama pada kelompok yang berisiko tinggi dapat mengurangi kematian terkait Covid-19.

Baca juga: Penyebab Tubuh Sulit Menyerap Vitamin D

3. Vitamin C

Karena kemampuannya dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh, vitamin C merupakan primadona yang berperan dalam terapi Covid-19.

Menurut studi terbaru yang diterbitkan ke dalam jurnal ilmiah Nutrients, para peneliti mengklaim vitamin C dapat membantu mengurangi keparahan gejala Covid-19.

Vitamin C juga membantu mendukung resistensi terhadap pneumonia, yang merupakan hasil umum dari virus corona.

Banyak pasien rawat inap kekurangan vitamin C, sehingga meningkatkan asupan antioksidan ini bisa bermanfaat bagi kondisi pasien.

Baca juga: 6 Komplikasi Pneumonia yang Perlu Diwaspadai

4. Seng (zinc)

Seng adalah mikronutrien yang juga dikenal karena perannya dalam kesehatan kekebalan.

Studi terbaru yang dimuat ke dalam International Journal of Infectious Diseases menunjukkan kekurangan seng dapat meningkatkan keparahan kasus Covid-19 dan karantina yang berkepanjangan.

Pada studi lain yang diterbitkan ke dalam Journal of Medical Microbiology, ditemukan bahwa seng sebagai terapi bisa mengurangi kematian dan memperbaiki hasil pada kasus Covid-19 ringan dan sedang.

Namun, kita harus berkonsultasi dengan dokter terkait dosis seng yang tepat, karena terlalu banyak seng dapat memiliki efek samping.

Baca juga: Pakai Masker Dobel demi Tangkal Infeksi Covid-19

Apa yang ditemukan para peneliti masih membutuhkan studi lebih lanjut. Namun, dari hasil penelitian ini terlihat suplemen dengan vitamin K, D dan C serta seng dapat membantu meningkatkan fungsi kekebalan secara keseluruhan dan melindungi seseorang dari Covid-19 yang lebih parah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X