Kompas.com - 18/02/2021, 17:21 WIB
Editor Wisnubrata

Breguet sudah lama gusar dengan hal itu, sehingga ia mencoba mengatasi masaah ini dengan membuat mesin yang "melayang" dalam sebuah kerangka, untuk mengurangi pengaruh gravitasi.

Mesin ini bekerja dengan memutar balance wheel, balance spring, dan escapement hingga 180 derajat setiap satu menit.

Dengan demikian, daya tarik gravitasi akan menarik ketiga komponen tadi secara merata agar terus berputar. Walaupun jam saku diam pada posisi menggantung, akurasinya akan tetap terjaga berkat sistem tourbillon ini.

Adapun kata Tourbillon sendiri sebenarnya sudah bergeser dari makan awalnya yang bersifat astronomi.

Menurut kamus utama abad ke-19, yakni Descartes dan Encyclopédie, kata tersebut sebenarnya merujuk pada sistem planet yang berotasi pada sumbu tunggal.

Namun kini banyak orang mengartikan tourbillon sebagai angin puyuh dan menjadi pengertian umum dalam bahasa Prancis, berdasarkan gerakan mesin yang berputar terus menerus.

Karena berhasil memecahkan masalah akurasi pada jam, sistem tourbillon ini terus dikembangkan dan ditiru pembuat jam lain. Breguet sendiri mematenkan penemuan Tourbillon pada tahun 1801.

Namun dari sisi produksi, pembuatan Tourbillon bisa dibilang sangat lambat. Pada 1802, setelah paten diperoleh, pengerjaan enam jam tangan Tourbillon dimulai, dan pembuatannya memakan waktu antara lima hingga sepuluh tahun.

Pada 1809, Breguet mulai mengerjakan produksi 15 Tourbillon baru, setengahnya selesai setelah 1814. Secara keseluruhan, antara tahun 1796 dan 1829 Breguet hanya menghasilkan 40 Tourbillons - ditambah sembilan karya lainnya yang tidak pernah selesai dan dianggap hilang.

Karya-karya itu antara lain dimiliki oleh para raja (George III dan George IV dari Inggris, Ferdinand VII dari Spanyol), bangsawan Rusia (Pangeran Yermoloff, Gagarin, Repnin, Demidoff, dan lainnya).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.