Kompas.com - 19/02/2021, 08:33 WIB
|
Editor Wisnubrata

Jika kita mempunyai kecenderungan mengalami kebotakan secara genetik, hormon ini akan berinteraksi dengan gen untuk memperkecil folikel rambut, yang membuat rambut kita mulai rontok.

Rambut itu kemudian digantikan dengan rambut kecil yang tidak memiliki pigmen atau bulu halus. Proses ini terjadi di seluruh kulit kepala.

Pada akhirnya, folikel menjadi tidak aktif dan berhenti menghasilkan bulu halus.

Baca juga: Mengatasi Kebotakan dengan Menumbuhkan Rambut, Mungkinkah?

Pola kebotakan

Pola kebotakan pria dimulai di pelipis, bagian depan kulit kepala dan ubun-ubun kepala.

Setelah melewati hitungan bulan hingga tahun, area botak di kulit kepala bertemu dan bergabung.

Hasilnya, bentuk rambut di kepala kita menjadi seperti "crown of laurel" atau karangan bunga dari daun laurel yang dipakai orang-orang zaman Yunani dan Romawi kuno, alias botak di bagian tengah.

Penyebab rambut di bawah telinga tidak rontok

Tanpa kita sadari, pria botak masih memiliki jambul rambut di bawah bagian telinganya. Untuk beberapa alasan, bagian rambut ini diprogram secara genetik supaya tidak mengalami kerontokan.

Cara menangani kebotakan

Ada beberapa pengobatan farmasi, bedah, maupun kosmetik untuk menangani kebotakan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.