Jangan Sepelekan, Kurang Tidur Bisa Ganggu Fungsi Otak dan Kinerja

Kompas.com - 19/02/2021, 20:08 WIB
Ilustrasi tidur cukup. PEXELS/KETUT SUBIYANTOIlustrasi tidur cukup.

KOMPAS.com - Tidur mungkin aktivitas yang sering kita sepelekan karena setiap harinya kita pasti melakukan hal tersebut.

Padahal, tidur adalah fondasi dari kesehatan mental dan fisik, performa kerja, produktivitas, hingga kesuksesan karir.

Secara umum, banyak penelitian mengungkapkan, jika kita tidak cukup tidur, kita lebih berisiko mengalami serangan jantung atau stroke, dan risiko kematian karena penyakit jantung akan menjadi dua kali lipat.

Kurang tidur juga berkaitan dengan depresi, penurunan fungsi kekebalan tubuh, kenaikan berat badan, tekanan daraha tinggi, dan diabetes tipe 2.

Selain itu, jika kita ngantuk saat sedang bekerja, suasana hati kita juga menjadi lebih buruk.

Semua kondisi itu bisa menjauhkan kita dari kesuksesan dan hanya berawal dari tidur saja.

Baca juga: 9 Hal Mengerikan yang Terjadi pada Tubuh jika Sering Kurang Tidur

Secara khusus berkaitan dengan kinerja, menurut para ahli, tidur bersifat restoratif, sedangkan kurang tidur dapat menurunkan ketahanan kita terhadap stres dan merusak otak.

Kurang tidur bisa mengganggu kemampuan ingatan dan pembelajaran seseorang, pada intinya otak kita bergerak lebih lambat.

Kita jadi mudah lupa dan perhatian kita juga berkurang.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Sleep edisi Januari 2021 menunjukkan bahwa tidur cukup bisa memulihkan kinerja kita dan secara aktif memperbaiki fungsi sistem saraf korteks.

Halaman:


Sumber Forbes
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X