Kompas.com - 21/02/2021, 09:03 WIB
Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, terendam banjir hingga 2 meter, Sabtu (20/2/2021), akibat hujan deras yang mengguyur sejak dini hari. KOMPAS.com/IHSANUDDINJalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, terendam banjir hingga 2 meter, Sabtu (20/2/2021), akibat hujan deras yang mengguyur sejak dini hari.

KOMPAS.com - Konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi virus maupun bakteri dari air banjir bisa menyebabkan sejumlah penyakit.

Untuk mencegah terjangkit penyakit, usahakan memastikan makanan yang dikonsumsi higienis dan membuang makanan yang dicurigai sudah terkontaminasi.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyebutkan beberapa makanan yang harus dibuang setelah banjir, antara lain:

  • Makanan yang bau, warna dan teksturnya berubah. Jika meragukan, lebih baik tetap membuangnya.
  • Makanan yang mudah membusuk dan disimpan pada kulkas yang listriknya mati selama lebih dari empat jam. Beberapa makanan tersebut termasuk daging sapi, ayam, ikan, telur, dan sisa makanan.
  • Makanan yang tidak dalam kemasan atau kaleng.
  • Makanan kaleng atau makanan dalam wadah yang menggelembung, terbuka atau rusak. Buang makanan jika wadah menyipratkan cairan atau busa ketika kamu membukanya atau jika makanan di dalamnya berubah warna, berjamur atau baunya tidak enak.
  • Buang makanan dengan wadah bertutup sekrup, tutup putar, tutup lipat, hingga tutup bertipe snap-open, serta makanan kaleng rumahan karena tidak dapat didisinfeksi. Buang makanan ke dalam wadah karton, termasuk kotak jus, susu dan susu formula.
  • Untuk peralatan makan atau memasak, buang talenan kayu, dot botol bayi, dan dot jika terkena air banjir karena tidak dapat dibersihkan dengan benar.

Baca juga: Waspadai 7 Penyakit yang Mengintai Usai Banjir

Cara aman mengonsumsi air
Setelah banjir, minum atau memasak menggunakan air kran mungkin tidak aman.

Jangan gunakan air yang dicurigai terkontaminasi untuk memasak, menyikat gigi, mencuci dan mempersiapkan makanan, membuat es batu, atau membuat susu formula.

Hindari alkohol karena akan membuat tubuh dehidrasi dan membuatmu lebih membutuhkan air minum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Air bisa direbus, didisinfeksi atau disaring agar lebih bersih, namun langkah paling aman adalah mengonsumsi air minum kemasan yang tidak terkontaminasi air banjir.

Baca juga: Tips Bersihkan Beragam Perabot Rumah Pasca Banjir

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber CDC
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.