Kompas.com - 22/02/2021, 19:31 WIB
Ilustrasi depresi KatarzynaBialasiewiczIlustrasi depresi

KOMPAS.com - Banyak orang yang mengalami stres karena adanya perubahan dan hal-hal yang tidak sesuai harapan selama pandemi. Stres yang tidak diatasi dengan baik tentunya dapat menyebabkan depresi.

Menurut profesor klinis di University of California Nancy Liu, kemungkinan semua orang berisiko mengalami depresi selama pandemi.

"Ada perasaan sedih, sedikit putus asa, atau tidak berdaya. Ada yang tidak terlalu bersemangat untuk berhubungan dengan orang lain dan menarik diri," kata Liu.

Psikolog sekaligus penulis buku The Women's Guide to Overcoming Insomnia Shelby Harris mengungkapkan, perasaan sedih dan cemas dapat berkembang menjadi depresi.

Baca juga: Anak Punya Gejala Depresi, Orangtua Harus Apa?

Masalahnya terus berlanjut tanpa henti, selama berminggu-minggu. Dampaknya seseorang mengalami ketidakmampuan untuk berfungsi secara normal. Misalnya gangguan tidur, penurunan atau kenaikan berat badan yang signifikan, dan kelelahan.

Masalah lainnya adalah kurang motivasi atau rasa harga diri serta tidak menemukan kesenangan dari aktivitas sehari-hari.

Semua masalah tersebut adalah tanda-tanda depresi..

“Jika ada kesulitan untuk fokus, berkonsentrasi, atau melakukan rutinitas sehari-hari, serta timbul masalah tersebut, pertimbangkan untuk mencari tahu lebih lanjut,” kata Harris.

Baca juga: Kesedihan Berlangsung Lama Bisa Jadi Tanda Depresi, Kenali Cirinya

Depresi juga bisa mengancam jiwa karena dapat memicu keinginan bunuh diri. Oleh karenanya, penting untuk memahami penyebab, mengidentifikasi, dan mengambil langkah untuk mengatasi depresi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X